30.2 C
Jember
Friday, 2 December 2022

Dugaan Suap Mantan Kepala Bappeda Jatim, KPK Telusuri Aliran BKK Rp 4 M

Pernah Dikucurkan ke Jember pada 2014 Silam

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sekitar Rp 4 miliar yang sempat dikucurkan Pemprov Jatim ke Kabupaten Jember pada tahun 2014 rupanya menyisakan masalah. Ada dugaan korupsi di baliknya yang ditelusuri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pejabat penting di Lumajang juga ada yang dipanggil KPK.

BACA JUGA : Tepergok Cabuli Anak Tiri, Pria 48 Tahun di Jember Dicokok Polisi

Pemanggilan para pejabat oleh KPK itu menyusul setelah eks kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jatim, Budi Setiawan (BS), ditetapkan sebagai tersangka, belum lama ini. Kasusnya berkaitan dengan dugaan suap pengalokasian anggaran bantuan keuangan Pemprov Jatim.

Mobile_AP_Rectangle 2

Untuk mengorek lebih jauh dugaan rasuah tersebut, KPK sempat menjadwalkan pemanggilan terhadap pejabat di Jember, yaitu memanggil Kepala Bappeda Jember Hadi Mulyono, kemarin. Hadi dipanggil KPK sedianya dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka BS dalam kasus dugaan suap pengalokasian anggaran Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur pada periode 2014-2018.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Tulungagung, Jalan Ahmad Yani Timur nomor 9, Bago, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, kala dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin. Ada pula pemeriksaan saksi yang dilakukan di tempat berbeda.

Selain memeriksa Hadi Mulyono, Ali Fikri menyebut, secara bersamaan tim penyidik KPK juga memeriksa sejumlah orang penting lainnya. Di antaranya ada Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati. Kemudian, Mukhtar Matruhan selaku wiraswasta, dan Didid Mardiyanto, seorang PNS.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sekitar Rp 4 miliar yang sempat dikucurkan Pemprov Jatim ke Kabupaten Jember pada tahun 2014 rupanya menyisakan masalah. Ada dugaan korupsi di baliknya yang ditelusuri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pejabat penting di Lumajang juga ada yang dipanggil KPK.

BACA JUGA : Tepergok Cabuli Anak Tiri, Pria 48 Tahun di Jember Dicokok Polisi

Pemanggilan para pejabat oleh KPK itu menyusul setelah eks kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jatim, Budi Setiawan (BS), ditetapkan sebagai tersangka, belum lama ini. Kasusnya berkaitan dengan dugaan suap pengalokasian anggaran bantuan keuangan Pemprov Jatim.

Untuk mengorek lebih jauh dugaan rasuah tersebut, KPK sempat menjadwalkan pemanggilan terhadap pejabat di Jember, yaitu memanggil Kepala Bappeda Jember Hadi Mulyono, kemarin. Hadi dipanggil KPK sedianya dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka BS dalam kasus dugaan suap pengalokasian anggaran Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur pada periode 2014-2018.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Tulungagung, Jalan Ahmad Yani Timur nomor 9, Bago, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, kala dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin. Ada pula pemeriksaan saksi yang dilakukan di tempat berbeda.

Selain memeriksa Hadi Mulyono, Ali Fikri menyebut, secara bersamaan tim penyidik KPK juga memeriksa sejumlah orang penting lainnya. Di antaranya ada Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati. Kemudian, Mukhtar Matruhan selaku wiraswasta, dan Didid Mardiyanto, seorang PNS.

KEPATIHAN, Radar Jember – Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sekitar Rp 4 miliar yang sempat dikucurkan Pemprov Jatim ke Kabupaten Jember pada tahun 2014 rupanya menyisakan masalah. Ada dugaan korupsi di baliknya yang ditelusuri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pejabat penting di Lumajang juga ada yang dipanggil KPK.

BACA JUGA : Tepergok Cabuli Anak Tiri, Pria 48 Tahun di Jember Dicokok Polisi

Pemanggilan para pejabat oleh KPK itu menyusul setelah eks kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Jatim, Budi Setiawan (BS), ditetapkan sebagai tersangka, belum lama ini. Kasusnya berkaitan dengan dugaan suap pengalokasian anggaran bantuan keuangan Pemprov Jatim.

Untuk mengorek lebih jauh dugaan rasuah tersebut, KPK sempat menjadwalkan pemanggilan terhadap pejabat di Jember, yaitu memanggil Kepala Bappeda Jember Hadi Mulyono, kemarin. Hadi dipanggil KPK sedianya dimintai keterangan untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka BS dalam kasus dugaan suap pengalokasian anggaran Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur pada periode 2014-2018.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polres Tulungagung, Jalan Ahmad Yani Timur nomor 9, Bago, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur,” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri, kala dikonfirmasi Jawa Pos Radar Jember, kemarin. Ada pula pemeriksaan saksi yang dilakukan di tempat berbeda.

Selain memeriksa Hadi Mulyono, Ali Fikri menyebut, secara bersamaan tim penyidik KPK juga memeriksa sejumlah orang penting lainnya. Di antaranya ada Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati. Kemudian, Mukhtar Matruhan selaku wiraswasta, dan Didid Mardiyanto, seorang PNS.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/