Sekitar pukul 12.30, kecelakaan itu terjadi. Mulanya, Firman Andriansyah bersama Meta Teja Sari menyalip truk trailer sepanjang 16 meter dari arah utara. Namun, rupanya Firman tidak memperhitungkan matang, dari arah berlawanan truk boks juga melaju sangat kencang. Lalu, tabrakan keduanya tak terhindarkan.
Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang Ipda Loni Roi mengatakan, ketika terjadi tabrakan itulah sopir truk trailer yang berada di dekatnya mendadak kaget. Karenanya, si sopir tak bisa menguasai keadaan lalu banting setir ke arah kanan. Niatnya menghindari kecelakaan itu justru masuk ke sungai dan menabrak sisi sungai.
“Ada sepeda motor, truk boks, dan trailer yang terlibat kecelakaan. Korbannya ada lima, satu meninggal di lokasi, kernet truk boks. Lainnya mengalami luka serius dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Untuk pengendara sepeda motor itu ada yang kakinya patah dan satunya masih kritis,” katanya.
Dugaan sementara, kecelakaan tersebut diakibatkan oleh kendaraan yang kurang waspada ketika menyalip. Akibatnya, kecelakaan beruntun ini tidak terelakkan. Kini, seluruh barang bukti diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. “Kami evakuasi semuanya dan diamankan di mako satlantas,” pungkasnya.
Jurnalis : Atieqson Mar Iqbal
Fotografer : Atieqson Mar Iqbal
Redaktur : Hafid Asnan Editor : Safitri