Radar Jember – Antrean di SPBU masih terjadi di Jember. Walau tidak sepanjang sebelumnya, namun dipastikan akan menunju normal. Sebab, jumlah pasokan BBM dari Pertamina telah melampaui kebutuhan harian masyarakat Jember.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopukmdag) Jember Sartini memastikan kondisi stok BBM saat ini aman. Menurutnya, pasokan yang masuk bahkan telah melampaui kebutuhan konsumsi harian masyarakat Jember.
“Kebutuhan Jember itu sebesar 650 kiloliter. Sedangkan hari ini posisi seluruh BBM itu sebenarnya surplus dari kebutuhan harian,” ujar Sartini seusai memantau SPBU, Selasa malam (8/9).
Baca Juga: Suplai BBM Jember Digenjot 146,6 Persen, Pertamina Minta Warga Tak Panic Buying
Sartini mengatakan distribusi BBM juga telah menjangkau seluruh SPBU yang beroperasi di Kabupaten Jember. “Jember memiliki 41 SPBU yang terdaftar dan beroperasi. Seluruhnya telah terdistribusi,” imbuhnya.
Penguatan pasokan terlihat dari pengiriman BBM pada 8 September. Pertamina Patra Niaga menggelontorkan total 952 kiloliter untuk mempercepat pemulihan stok SPBU. Dari jumlah tersebut, sebanyak 720.000 liter merupakan Pertalite. Sementara pasokan Pertamax mencapai 232.000 liter.
Jika dibandingkan kebutuhan normal Jember sekitar 650 kiloliter per hari, maka pasokan tersebut setara 146,6 persen dari kebutuhan harian.
Tambahan pasokan itu dilakukan setelah distribusi BBM ke Jember sempat mengalami hambatan. Salah satunya akibat kepadatan lalu lintas di jalur Ketapang-Banyuwangi.
Baca Juga: SPBU Belum Buka Tapi Sudah Disesali Warga! Pedagang Eceran BBM Di Jember Nekat Antre Subuh
Kemacetan yang mencapai sekitar 12 kilometer membuat perjalanan mobil tangki dari depo menuju Jember membutuhkan waktu lebih lama.
Di sisi lain, konsumsi BBM masyarakat meningkat seiring tingginya aktivitas. Kondisi tersebut diperparah kekhawatiran warga yang memicu pembelian BBM secara berlebihan.
Pertamina kemudian meningkatkan pengiriman secara bertahap. Pada Minggu (6/9), pasokan yang masuk mencapai 704 kiloliter atau sekitar 109 persen kebutuhan harian.
Sehari berikutnya, volume pengiriman meningkat menjadi 880 kiloliter. Kemudian pada Selasa (8/9), pasokan kembali dinaikkan hingga mencapai 952 kiloliter.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan penyesuaian distribusi masih terus dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing SPBU.
“Pertamina terus memperkuat pasokan ke Jember dengan meningkatkan volume pengiriman dan memprioritaskan SPBU yang membutuhkan, khususnya di wilayah pusat kota,” kata Ahad.
Baca Juga: Bongkar Bisnis di Tengah Antrean BBM Jember: Beli Resmi Rp 10 Ribu Dijual Lagi Rp 15 Ribu!
Dia meminta masyarakat tidak panik dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Langkah tersebut diperlukan agar tambahan pasokan tidak kembali terserap secara berlebihan.
Dengan pasokan yang kini berada di atas kebutuhan harian, antrean di sejumlah SPBU diharapkan terus berkurang hingga kondisi kembali normal. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh