Radar Jember - Nomor kids athletics menjadi salah satu cabang yang menarik perhatian dalam pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SD di Jember.
Berbeda dengan atletik pada umumnya, kids athletics menggabungkan beberapa unsur ketangkasan dan kecepatan dalam satu perlombaan.
Ada dua nomor yang dipertandingkan, yakni kanga’s escape berupa lari cepat melewati gawang-gawang kecil serta formula one yang memadukan lari cepat, zig-zag, hingga lompatan gawang.
Meski pelaksanaan berjalan lancar, cabang kids athletics tahun ini tidak diikuti penuh oleh seluruh kecamatan.
Baca Juga: Tempat Penggodokan Soeharto, SBY, hingga Prabowo Berubah Wajah! Ada Apa di Seskoad? - Radar Jember
Dari total 31 kecamatan di Jember, hanya 29 kecamatan yang mengirimkan perwakilan atlet tingkat SD untuk mengikuti perlombaan tersebut.
"Dua kecamatan yang tidak ikut ialah Kecamatan Rambipuji dan Kecamatan Panti," ungkap Mohamad Irfan Zainul A, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember ditemui di Stadion JSG, kemarin (25/5).
Irfan menjelaskan, dua kecamatan tersebut tidak mendaftarkan atletnya melalui sistem resmi milik Badan Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
Akibatnya, atlet dari kedua kecamatan itu tidak bisa mengikuti perlombaan atletik dalam O2SN tahun ini.
Baca Juga: Info Lantas Jember: Gagal Menanjak, Truk Muat Tebu Masuk Sawah
“Karena tidak mendaftar di website resmi BPTI, maka secara sistem mereka tidak bisa ikut dalam perlombaan,” ujarnya.
Menurut Irfan, pendaftaran melalui sistem resmi menjadi syarat utama karena seluruh data peserta O2SN kini sudah terintegrasi secara nasional.
Karena itu, pihaknya berharap seluruh kecamatan lebih siap dalam proses seleksi dan administrasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang pada pelaksanaan berikutnya.
Dia menilai setiap kecamatan sebenarnya memiliki potensi atlet yang bisa dikembangkan sejak tingkat sekolah dasar.
Dia berharap seluruh sekolah maupun kecamatan lebih aktif melakukan pembinaan atlet sejak dini sebelum mengikuti tahapan seleksi O2SN.
Baca Juga: Kembangkan Bibit Potensial Pemain Profesional, Liga Mahasiswa di Jember Resmi Bergulir
Dengan begitu, proses penjaringan atlet dapat berjalan maksimal dan seluruh kecamatan bisa berpartisipasi penuh dalam setiap cabang olahraga yang dipertandingkan.
“Harapannya ke depan semua kecamatan ikut mendaftarkan atletnya setelah proses seleksi di tingkat sekolah maupun kecamatan selesai dilakukan,” katanya.
Sementara itu, pelaksanaan seluruh cabang olahraga dalam O2SN tingkat SD di Jember kini sudah rampung digelar.
Selain kids athletics, cabang lain yang dipertandingkan meliputi pencak silat, bulu tangkis, dan renang.
Rangkaian pertandingan berlangsung sejak 23 hingga 25 Mei dan hampir seluruh cabang olahraga diikuti lengkap oleh perwakilan kecamatan di Jember. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh