Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gebrakan Gontor Walet: Cara Warga Jenggawah Jaga Kebersihan Saluran Irigasi Agar Produktivitas Tani Tak Mati!

Sidkin • Sabtu, 25 April 2026 | 05:00 WIB
SEMANGAT: Warga dan petugas gotong-royong membersihkan saluran irigasi di Dusun Curah Buntu, Desa/Kecamatan Jenggawah. Ini dilakukan agar aliran air ke sawah kembali lancar. (DPUPR)
SEMANGAT: Warga dan petugas gotong-royong membersihkan saluran irigasi di Dusun Curah Buntu, Desa/Kecamatan Jenggawah. Ini dilakukan agar aliran air ke sawah kembali lancar. (DPUPR)

Radar Jember – Pembersihan saluran irigasi yang dipenuhi lumpur dan sampah terus digencarkan.

Warga bersama petugas turun langsung, mengeruk endapan yang selama ini menghambat aliran air. Upaya ini menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan pertanian di Jember.

Kegiatan Gontor Walet atau bersih-bersih irigasi kembali digelar di Daerah Irigasi (DI) Talang, Dusun Curah Buntu, Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah.

Aksi ini melibatkan sekitar 200 personel, mulai dari petugas irigasi, Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), hingga Gabungan HIPPA (GHIPPA).

jemberBaca Juga: Jangan Menunggu Menjamur Baru Ditertibkan, PKL Kaliputih Jember Kembali Berjualan setelah Dibongkar

Mereka bergotong royong membersihkan sedimentasi dan sampah yang menumpuk di saluran bendungan.

Gontor Walet sejatinya merupakan agenda rutin yang selama ini dilaksanakan di berbagai saluran irigasi maupun sungai di Jember.

Semangat bersih-bersih irigasi untuk menjaga nadi pertanian ini terus digaungkan dalam setiap kegiatan.

Namun, dalam dua tahun terakhir kegiatan sempat terhenti, sehingga kondisi di DI Talang mengalami penumpukan sedimen yang cukup signifikan.

Baca Juga: Fungsikan JPO Jompo Jember! Banyak yang Nekat Menyebrang Langsung

Bahkan, dibandingkan daerah irigasi lain seperti Bedadung, kondisi di lokasi ini dinilai lebih berat.

Fungsional Sumber Daya Air (SDA) Ahli Muda Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jember, Didit Supriyono, mengatakan, Gontor Walet merupakan bagian dari pengelolaan irigasi partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Keterlibatan masyarakat, khususnya petani, dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan sistem irigasi.

“Ini kegiatan rutin tahunan yang melibatkan seluruh penerima manfaat, khususnya kelompok tani, agar saluran irigasi tetap terjaga dan berfungsi optimal,” ujarnya.

Selain berdampak pada kelancaran distribusi air, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan saluran irigasi.

Baca Juga: Lampu Hias Ini Dibiarkan Rusak, Sisa Jember di Awal Melenium?

Harapannya, kesadaran tersebut tidak hanya muncul saat kegiatan berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan bersama.

“Harapannya ini bisa menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga irigasi adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Menariknya, kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya tanpa pembiayaan besar dari pemerintah. Warga bahu-membahu melakukan pembersihan dengan semangat gotong royong.

Dengan upaya ini, kondisi saluran irigasi di DI Talang diharapkan kembali optimal dan mampu mendukung produktivitas pertanian secara berkelanjutan. (kin/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Berita Jember