Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Masih Banyak Tak Pakai Helm, Satlantas Jember Masifkan Tilang Elektronik di Titik Strategis

M Adhi Surya • Senin, 26 Januari 2026 | 06:15 WIB
JUMPA PERS: Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata menjelaskan kasus pelanggaran lalin selama 2025, akhir tahun lalu.
JUMPA PERS: Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata menjelaskan kasus pelanggaran lalin selama 2025, akhir tahun lalu.

Radar Jember - Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata menjelaskan, pelanggaran lalu lintas di Jember memang bervariasi.

Di antara pelanggaran itu, banyak pengendara sepeda motor yang tidak pakai helm.

Temuan di lapangan, kata dia, masih banyak pengendara motor yang tidak menggunakan helm.

Seperti berangkat kerja yang jaraknya tidak jauh dari rumahnya, hingga mengantar putranya berangkat sekolah.

Padahal berkendara dengan menggunakan helm itu lebih aman.

“Helm itu penyelamat pengendara motor, karena ketika terjadi benturan, kepala masih aman,” katanya.

Pihaknya berharap, dengan penerapan tilang elektronik di titik-titik strategis seperti Jalan Sultan Agung akan menjadi tahap awal.

“Harapan kami, masyarakat Jember semakin tertib menggunakan kelengkapan berkendara seperti helm, demi keselamatan diri sendiri dan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, pelanggaran lalu lintas di Jember sepanjang 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Data Satlantas Polres Jember mencatat, selama 2025 terdapat 66.127 pelanggaran lalu lintas.

Dari jumlah tersebut sebanyak 10.201 pelanggar dikenakan sanksi tilang.

Sementara itu, 55.033 pelanggar lainnya diberikan teguran sebagai bentuk pembinaan di lapangan.

Selain penindakan langsung, Satlantas Polres Jember juga mengoptimalkan tilang elektronik.

Sejak ditetapkannya, penindakan melalui ETLE mobile tercatat sebanyak 819 pelanggaran, sedangkan ETLE statis sebanyak 74 pelanggaran.

Jika dibandingkan dengan tahun 2024, jumlah pelanggaran lalu lintas tercatat lebih tinggi.

Pada 2024, Satlantas Polres Jember mencatat 79.465 pelanggaran, sehingga terjadi penurunan sekitar 18 persen pada 2025.

Sementara itu, penanganan kecelakaan lalu lintas di wilayah Jember masih menjadi perhatian.

Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 1.171 kasus kecelakaan lalu lintas yang ditangani Satlantas Polres Jember.

Dari jumlah kasus tersebut, korban meninggal dunia mencapai 254 orang.

Selain itu, dua orang mengalami luka berat dan 1.413 orang mengalami luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas.

Untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan, Satlantas Polres Jember menerapkan sejumlah langkah strategis.

Upaya yang dilakukan di antaranya melalui peningkatan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat.

“Upaya untuk menekan pelanggaran lalu lintas, dengan bersosialisasi, dan menerapkan teguran-teguran sesuai dengan kebijakan institusi polri,” tuturnya.

Selain itu, Satlantas Polres Jember mengikuti kebijakan Korlantas Polri terkait pembatasan tilang manual.

Penindakan pelanggaran kini lebih diarahkan pada penggunaan tilang elektronik sebagai bagian dari penegakan hukum berbasis teknologi.

“Saat ini mulai menerapkan pembatasan tilang manual menjadi tilang elektronik,” pungkasnya. (dhi/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Satlantas Polres Jember #pelanggaran lalu lintas