Radar Jember - Animo masyarakat Jember terhadap kendaraan listrik terus menunjukkan tren positif.
Selain bertambahnya jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), pelanggan juga dapat memantau ketersediaan SPKLU terdekat secara daring sebelum melakukan pengisian daya.
Manajer PLN UP3 Jember, Sendy Rudianto, mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir penggunaan kendaraan listrik di Jember semakin terlihat.
“Animonya luar biasa. Saat ini pemakaian mobil listrik di Jember bisa dijumpai di mana pun,” ujarnya.
Menurut Sendy, meningkatnya minat masyarakat tidak lepas dari semakin mudahnya akses pengisian daya.
PLN UP3 Jember saat ini telah menyiapkan 14 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di tujuh wilayah Jember dan Lumajang.
Di Kabupaten Jember, SPKLU tersedia di lima titik strategis.
Mulai dari Jalan Gajah Mada Kaliwates, Gudang UP3 Patrang, ULP Tanggul, Transmart Jember, hingga ULP Jember Kota.
Persebaran ini dinilai mampu menjangkau kebutuhan pengguna kendaraan listrik dari berbagai wilayah.
“Jangan khawatir menggunakan mobil listrik, karena infrastruktur di Jember sudah mulai banyak. Salah satunya dengan adanya SPKLU yang kini tersebar di beberapa lokasi,” kata Sendy menegaskan.
Ia menambahkan, bagi masyarakat yang masih awam, penggunaan SPKLU tidak perlu menjadi kekhawatiran.
“Sistemnya aman dan mudah. Petugas kami juga siap membantu jika ada pengguna yang membutuhkan pendampingan,” jelasnya.
Secara nasional, PLN telah menyediakan lebih dari dua ribu SPKLU di seluruh Indonesia.
Keberadaan jaringan SPKLU ini, kata Sendy, menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.
“Selain itu, customer juga dapat memantau ketersediaan SPKLU terdekat secara daring,” pungkasnya. (dhi/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh