Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Siswa SMK Al-Hikmah ‘Geruduk’ Radar Jember, Belajar Langsung Cara Berita Lahir di Dapur Redaksi

Sidkin • Jumat, 21 November 2025 | 13:25 WIB

ANTUSIAS: Ekspresi siswa SMKN Al-Hikmah yang memperhatikan penjelasan materi jurnalistik dari wartawan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (20/11).
ANTUSIAS: Ekspresi siswa SMKN Al-Hikmah yang memperhatikan penjelasan materi jurnalistik dari wartawan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (20/11).

Radar Jember – Suasana ruang redaksi Jawa Pos Radar Jember mendadak lebih hidup, kemarin (20/11).

Puluhan siswa SMK Al-Hikmah Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, datang dengan mata berbinar, menyimak satu per satu proses produksi berita.

Mulai dari pencarian informasi, penulisan, hingga akhirnya tersaji di hadapan pembaca.

Bagi para santri yang terbiasa dengan rutinitas pondok, pengalaman ini menjadi jendela baru untuk melihat dunia yang selama ini hanya mereka dengar sekilas.

Sekitar 40 siswa dari jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) itu datang dengan tujuan jelas: memahami media massa dan industri kreatif dari dekat.

Tak hanya soal desain grafis, tetapi juga bagaimana sebuah pesan disampaikan secara efektif dan bertanggung jawab.

“Kami ingin siswa mengenal dunia industri desain komunikasi visual yang cakupannya luas, tidak hanya seputar desain grafis. Bagaimana mengomunikasikan informasi kepada masyarakat juga bagian dari skill yang harus mereka punya,” ujar guru pendamping, Umi Miftakhul Janah.

Kunjungan ini akan ditindaklanjuti dengan rencana pembentukan ekstrakurikuler jurnalistik.

Sekolah menilai, banyak siswa terutama yang merupakan santri memerlukan ruang untuk melatih keberanian berbicara, menulis, dan menyampaikan informasi.

“Sebagian siswa ini pendiam. Dengan kegiatan seperti ini mereka tahu bahwa dunia luar itu sangat terbuka. Kami ingin mereka punya ekstra jurnalistik agar lebih percaya diri,” tambah Umi, yang juga Wakil Kepala Sarpras SMK Al-Hikmah.

Ia berharap suatu hari siswa mampu memproduksi berita dari lingkungan pondok maupun sekolah sebagai latihan awal memahami bahwa jurnalisme bisa tumbuh dari keseharian mereka.

“Nanti ketika bisa membuat berita tentang pondok, itu juga sudah luar biasa,” ujarnya.

Sebagian besar siswa SMK Al-Hikmah hanya diperbolehkan menggunakan gawai pada waktu tertentu.

Karena itu, sekolah memaksimalkan laboratorium komputer dan akses internet untuk memastikan mereka tetap mengikuti perkembangan informasi.

“Di lab itu mereka bisa mencari informasi. Guru juga memastikan mereka tetap update soal berita atau hal-hal lain,” jelas Umi.

Menurutnya, kunjungan ke Radar Jember ini menjadi langkah awal memperluas wawasan mereka.

Dengan bekal ilmu agama dari pondok dan kemampuan literasi media dari sekolah, para siswa diharapkan tumbuh sebagai generasi yang mampu berkomunikasi lebih luas, kritis, dan percaya diri.

“Harapannya, meskipun anak pondok, mereka bisa menyeimbangkan ilmu agama dengan pengetahuan dan informasi. Lalu mampu mengomunikasikannya kepada masyarakat sekitar,” pungkasnya. (kin/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#kunjungan redaksi #jurnalistik #Jawa Pos Radar Jember #Redaksi #DKV