PUGER KULON, Radar Jember – Warga Dusun Mandaran 2, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger menjadi resah.
Sebab, jalan yang menuju Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan depan rumahnya ada genangan air. Air yang menggenangi jalan dan depan rumah warga itu merupakan air kotor dan bau tak sedap.
Sehingga pengendara sepeda motor yang dari arah utara hendak ke TPI terganggu dengan genangan air yang bau itu. Apalagi genangan itu berada disekitar Kantor Satpolair Polres Jember di Puger.
Genangan air semakin tinggi bila sudah terjadi hujan deras. Sehingga jalan menuju TPI itu kalau sudah hujan genangan hingga hampir seluruh jalan.
“Genangan air di jalan itu mengeluarkan bau dan sudah berjalan sebulan lebih. Kalau sudah hujan deras, genangan air semakin tinggi, apalagi tepat didepan rumah," kata Abdurahman, warga setempat.
Air yang menggenangi jalan itu, warga terpaksa melakukan kerja bhakti membersihkan.
"Ya harus membongkar saluran yang diatasnya ditutup dengan cor. Untuk membersihkan sampah yang menyumbat saluran air yang mengalir ke sungai dikerjakan dua hari,” ujarnya.
Saat membongkar saluran, warga juga menyiapkan mesin penyedot air dan potongan bambu panjang. “Setelah penutup dibongkar, tumpukan sampah dan juga tanah baru bisa dikeluarkan,” jelas dia.
Sampah yang menyumbat saluran air ke sungai itu sampah terbawa saat hujan dan masuk kesaluran hingga terjadi penyumbatan. Sampah yang paling banyak adalah sampah plastik makanan.
Saluran yang hanya kedalaman 1 meter dengan lebar setengah meter itu tertutup sampah plastic dan daun.
Selain tertutup sampah plastik juga tertutup tanah yang terbawa air dari hulu saat hujan. Genangan air dijalan yang sudah sebulan lebih itu jalan menuju TPI Puger.
“Untuk mengeluarkan kotoran dari dalam selokan yang ditutup dengan cor itu harus dibongkar,” kata warga setempat.
Ada puluhan warga sekitar yang ikut kerja bhakti untuk mengeluarkan sampah yang menyumbat didalam saluran. Karena kalau terus menerus dibiarkan maka yang terganggu juga pemilik rumah dan pengunjung yang akan ke TPI Puger. (jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi