Radar Jember - Banyaknya destinasi wisata unggulan di Jember membuat pemerintah daerah harus lihai membuat terobosan dan branding.
Langkah itu kini mulai diseriusi Pemkab Jember saat mengagendakan penyerahan SK PPPK kepada 1.847 pegawai di Pantai Watu Ulo, Ambulu, kemarin (1/6/2025).
Agenda kedinasan serupa juga pernah dilakukan pemkab, saat pelatihan untuk sejumlah pejabat di kawasan Puncak Rembangan, beberapa waktu lalu.
Saat di Watu Ulo, Bupati Jember Muhammad Fawait memimpin langsung jalannya agenda yang ditempatkan persis di bibir pesisir pantai yang berhadapan dengan Samudera Hindia itu.
Ia menegaskan bahwa Jember tak hanya terkenal dengan destinasi wisata di pegunungan atau di kota, destinasi wisata pantai juga tak kalah memikat.
"Saya ingin menunjukkan bahwa Watu Ulo salah satu destinasi wisata terindah di Jember. Kalau 10 tahun terakhir ini Jember tidur wisatanya, hari ini waktunya bangkit kembali," seru Gus Fawait.
Lebih lanjut, Gus Fawait menilai, geliat wisata di Jember dirasa efektif untuk menggerakkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat setempat.
"Kami ingin mengembalikan ke depan agar Jember kembali menjadi daerah jujukan wisata. Karena selama 10 tahun ini kita kurang maksimal pengembangan wisatanya," urai dia.
Beberapa langkah pendukung untuk menggeliatkan pariwisata itu, kata dia, sudah dilakukan Pemkab Jember.
Di antaranya, menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati Jember tentang imbauan agar pelaksanaan field trip atau study tour cukup di Jember saja.
Selain tidak memberatkan wali murid, SE tersebut juga diharapkan mendukung geliat pariwisata di Jember yang sebagian di antaranya tidak ditemukan di daerah lain.
“Itu salah satu cara. Jadi kami ingin optimalkan wisata Jember, karena tidak kalah indah dengan daerah lain. Ada pantai, ada gunung, ada tempat-tempat wisata lainnya," pungkas mantan legislator DPRD Jatim itu. (mau/c2/dwi)
Baca Juga: Usulkan Penerapan Ambang Batas Penawaran Proyek dan Buat Daftar Hitam Rekanan Nakal, Komisi C DPRD Jember Sebut PT Ini
Editor : Imron Hidayatullahh