BACA JUGA : Masalah Keluarga Jadi Sebab Pria Jombang Nekat Bunuh Diri
Antrean pembayaran pajak hampir di setiap layanan mobil Samsat Keliling Cetar (Cepat, Efektif, Efisien, Tanggap, dan Responsif) memanjang. Seperti di wilayah Kecamatan Wuluhan. Warga rela antre dengan pemohon pajak lainnya meskipun sambil menggendong anaknya yang masih balita. Terlihat juga banyak ibu-ibu yang antre sambil berbincang-bincang.
Mobil Samsat Keliling ini memang menjadi alternatif untuk masyarakat yang membayar pajak kendaraan bermotor setiap tahunnya. Terlebih, pemilik kendaraan yang rumahnya cukup jauh dengan Kantor Bersama Samsat bisa membayarnya melalui mobil tersebut. “Di layanan Samsat Keliling ini, pemohon pajak cukup membawa STNK asli serta KTP,” kata Kanit Regident Satlantas Polres Jember Iptu Muhammad Hariyazie Syakhranie.
Dalam sehari, layanan bergerak itu bisa siaga di tiga lokasi yang berbeda. Mobil Samsat Keliling ini melayani banyak warga di tiga lokasi setiap harinya. Menurutnya, banyak orang yang memilih mencari info untuk membayar pajak lewat mobil Samsat Keliling. Dengan begitu, warga tidak perlu datang ke Kantor Bersama Samsat di Jalan Teratai maupun Kantor Bersama Samsat di Jalan dr Soebandi.
Dengan datang membayar pajak di Mobil Samsat Keliling ini, menurut Azie, sapaan akrabnya, layanan sangat praktis dan lebih cepat. Pemohon yang mempunyai kesibukan sehari-hari dan tidak bisa membayar pajak ke Jember bisa memanfaatkannya. “Jadi, cukup datang ke Samsat Keliling yang jadwalnya sudah tercantum. Yang terpenting untuk bayar pajak itu, masa berlakunya belum habis. Sehingga masih bisa dibayar melalui petugas di Samsat Keliling tersebut,” tegasnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, warga terlihat antusias membayar pajak lewat mobil Samsat Keliling, terutama warga yang tinggal di wilayah pinggiran. Bahkan, warga pun rela antre sampai mengular demi bisa membayar pajak. (jum/c2/nur) Editor : Safitri