BACA JUGA : Mental Bisnisnya Jangan Dipandang Sinis
"Pada pemutakhiran yang terakhir, sudah ada hampir 1,9 juta calon pemilih," kata Ahmad Hanafi, Komisioner KPU Jember. Kendati tidak menyebutkan secara rinci, Hanafi menilai jumlah itu sudah cukup tinggi. Terlebih, ketika dibandingkan dengan daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada tahun 2020 lalu yang di kisaran 1,8 juta pemilih.
Komposisi data itu juga dinilainya masih didominasi pemilih bukan pemula. KPU sendiri memprediksi data-data tersebut akan terus mengalami pergerakan. Seiring pemutakhiran yang dilakukan secara berkala dan rutin setiap bulan, hingga masuk ke tahapan dimulainya pilkada nanti.
Di mana data-data tersebut nantinya, kata Hanafi, juga akan dilakukan pencocokan dan penelitian atau coklit. Hal itu didasarkan pada hasil pemutakhiran data yang ter-update atau terakhir. "Jumlahnya senantiasa berubah, karena data itu terus bergerak hingga menjelang pemilu nanti kita tetapkan sebagai DPT," pungkasnya. (mau/c1/dwi) Editor : Safitri