Kegiatan yang dilakukan bersamaan dengan pameran “Karya Jurnalis Warga Suwar-Suwir Jember” ini berlangsung di salah satu pusat perbelanjaan di Jember, kemarin (31/8).
Ajang kampanye literasi tersebut cukup unik. Para pengunjung yang hadir diberi celemek hias yang bertuliskan kalimat ajakan untuk menulis dan membaca. Para pengunjung yang hadir diminta mengenakan celemek itu dan berjalan bak model papan atas. Kemudian, mereka berpose di depan kamera.
BACA JUGA: Kampanyekan Cegah Perkawinan Anak di Jember Lewat Karya Jurnalis Warga
Koordinator Jurnalis Warga Suwar-Suwir Jember Fitriyh Fajarwati mengatakan, fashion literasi merupakan salah satu media kampanye literasi. Menurutnya, literasi harus menjadi kebiasaan untuk melakukan perubahan.
“Sekarang lagi booming fashion, jadi kami memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan kampanye bahwa literasi bisa menjadi gaya hidup,” ungkapnya.
Melalui ajang itu, ia berharap warga Jember bisa menulis dan menjadikan literasi sebagai kebiasaan dan gaya hidup keseharian. Bagi yang berminat, kata dia, bisa bergabung dengan komunitas Jurnalis Warga Suwar Suwir Jember. Karena anggotanya saat ini cukup beragam. Mulai dari mahasiswa, akademisi, aktivis perempuan, advokat, tokoh masyarakat, aktivis disabilitas dan ibu rumah tangga.
Menurutnya, Jurnalis Warga Suwar Suwir Jember merupakan wadah bagi warga Jember yang ingin berkontribusi untuk memberikan informasi seputar layanan publik, terutama yang berkaitan dengan perempuan, anak dan remaja.
“Jurnalis warga dapat berbagi informasi tentang kondisi apa saja yang ada di sekitarnya dengan menyebarkan berita sesuai fakta,” pungkasnya. (*)
Reporter: Viona Alvioniza
Foto : Viona Alvioniza
Editor : Mahrus Sholih Editor : Maulana Ijal