BACA JUGA : Tim Riset Keilmuan Unmuh Jember Kembangkan Desa Wisata Kemiri Panti
Wakil Bupati Jember Firjaun Barlaman juga datang ke lokasi kebakaran di TPA Pakusari. Selain itu, memantau permukiman penduduk yang dekat dengan TPA Pakusari. Atas keberhasilan petugas pemadam kebakaran (damkar), Wabub Jember Gus Firjaun menyampaikan apresiasi karena telah bekerja keras sejak awal kebakaran. Hingga api di TPA Pakusari dapat dipadamkan beserta asapnya. "Saya mengucapkan terima kasih terhadap petugas pemadam kebakaran dan para OPD yang telah membantu. Saya berharap kejadian kebakaran ini tidak terjadi lagi," ucapnya.
Pada kesempatan tersebut Gus Firjaun juga memberikan bantuan masker dan sembako kepada warga di sekitar yang terdampak asap akibat kebakaran TPA Pakusari. Dirinya juga menyampaikan antisipasi terhadap kejadian serupa agar tidak terulang kembali. Yaitu dengan disediakan hidran di TPA Pakusari. Harapannya agar ketika terjadi kejadian serupa bisa lebih cepat ditangani. "Di samping itu, kami akan melarang yang masuk, terutama pemulung, merokok. Karena kondisinya mudah terbakar, sehingga ketika terkena percikan api akan mudah meluas dan api juga sulit untuk dipadamkan," paparnya.
Kondisi TPA Pakusari yang saat ini tidak memunculkan api serta asap membuat para petugas pemadam kebakaran dapat bernapas lega. Pasalnya, tanpa mengenal libur dan hampir seharian penuh mereka berjuang memadamkan api di TPA Pakusari. "Alhamdulillah, senang. Lega kami dan bisa istirahat setelah ini. Karena sudah tujuh hari tidak henti-hentinya kami memadamkan api dan asapnya," ujar salah satu petugas pemadam kebakaran ketika beristirahat.
Selain itu, senyum ceria juga terpancar di wajah warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi kebakaran. Warga mulai bisa beraktivitas dan berkumpul kembali dengan warga lainnya. Pasalnya, saat asap menyelimuti, warga banyak memilih berdiam diri di rumah. "Akhirnya sekarang kami sudah bisa beraktivitas kembali. Bersyukur juga udara sudah membaik karena tidak ada asap lagi," ungkap Kiki, 40, warga sekitar. (mg2/c2/dwi)
Editor : Safitri