Salah satu yang tengah diminati adalah bercocok tanam di pekarangan rumah dengan cara hidroponik. Selain bisa untuk mengurangi stres, hasil yang didapat pun cukup menjanjikan. “Hasilnya lumayan. Setidaknya cukup memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari,” ujar Luluk Handayani, salah satu pegiat hidroponik.
Hidroponik adalah budi daya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tumbuhnya, dengan menekankan kebutuhan nutrisi tanaman. Cara berkebun ini mempunyai banyak manfaat. Di antaranya ramah lingkungan, hemat air dan pupuk, dapat mengurangi karbondioksida, tidak merusak tanah, kualitas terjaga dan pertumbuhan tanaman lebih cepat, serta hemat tenaga dan waktu. “Biasanya yang ditanam di hidroponik adalah jenis tanaman hortikultura,” tambahnya.
Apalagi, lanjut dia, mengonsumsi sayuran yang ditanam sendiri jauh lebih menyehatkan dan memuaskan. Karena ditanam sendiri, maka pengetahuan akan tanaman juga makin bertambah. Selain itu, ada kepuasan tersendiri saat melihat proses perkembangan sayuran yang ditanam. “Kita juga bisa melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai bagaimana cara bercocok tanam secara hidroponik,” kata Luluk.
Ada banyak manfaat dari aktivitas bertanam hidroponik. Di antaranya, tanaman dapat membantu sirkulasi udara menjadi lebih baik serta keberadaan tanaman dapat menambah ketenangan suasana. “Juga bisa meningkatkan pola makan sehat, meningkat mood karena aktivitas dengan alam membantu fokus, dan hidup lebih tenang serta mengurangi gejala depresi,” pungkasnya.
Reporter : Radar Jember
Fotografer : Wiwik For Radar Jember
Editor : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Ivona