Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Tantangan Baru Nelayan Pantai Pancer Puger

Ivona • Sabtu, 21 Agustus 2021 | 18:17 WIB
TERONGGOK: Barongan bambu yang terbawa banjir tersangkut di muara Sungai Bedadung. Kondisi ini sangat mengganggu jukung dan perahu milik nelayan yang berangkat maupun pulang melaut.
TERONGGOK: Barongan bambu yang terbawa banjir tersangkut di muara Sungai Bedadung. Kondisi ini sangat mengganggu jukung dan perahu milik nelayan yang berangkat maupun pulang melaut.
PUGER KULON, RADARJEMBER.ID – Hujan deras yang terus mengguyur kawasan Jember, belakangan ini, membuat air di Sungai Bedadung menjadi banjir. Derasnya arus sampai membawa barongan bambu hingga mengganggu aktivitas nelayan. Sebab, barongan bambu itu hanyut sampai ke muara sungai di area Plawangan, Pantai Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger. Padahal, Plawangan tersebut merupakan akses utama bagi nelayan, baik yang akan berangkat ataupun pulang melaut.

Pantauan di lokasi, barongan bambu yang satu rumpun itu sebesar poskamling dan berada tepat di tengah aliran muara Sungai Bedadung. “Yang paling berbahaya itu kalau air pasang, karena barongan terendam air sehingga tidak kelihatan,” kata Catur, pemilik perahu yang menyediakan jasa sewa jukung bagi pemancing yang akan ke Nusa Barong tersebut.

Menurut dia, setiap hujan deras dan sungai banjir, memang banyak barongan bambu yang terbawa arus hingga ke pantai. Biasanya, barongan itu berasal dari rumpun bambu yang tumbuh di sempadan sungai. Akibat banjir, sempadan itu terkikis sehingga barongan ambrol dan terbawa arus. “Susahnya kalau nelayan yang berangkat malam hari, karena tidak kelihatan. Untungnya para nelayan sudah hafal dengan lokasi barongan bambu itu,” pungkasnya.

Reporter : Juma’i

Fotografer : Juma’i

Editor : Mahrus Sholih Editor : Ivona
#Headline #nelayan #Pantai