Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dinantikan Umat Katolik Dunia, Apa Sebenarnya Makna Asap Putih dan Hitam dari Cerobong Kapel Sistina Vatikan?  

Imron Hidayatullahh • Kamis, 8 Mei 2025 | 22:45 WIB

 

asap hitam dari cerobong Kapel Sistina Vatican. (Instagram @vaticannews)
asap hitam dari cerobong Kapel Sistina Vatican. (Instagram @vaticannews)

Radar Jember - Dalam tradisi gereja Katolik, pemilihan paus dilakukan melalui sebuah pertemuan tertutup yang disebut konklaf.

Proses ini tidak hanya sakral dan penuh simbolisme, tetapi juga sarat akan tradisi yang telah berlangsung selama berabad-abad.

Konklaf adalah sidang rahasia para kardinal gereja Katolik untuk memilih paus baru, biasanya diadakan setelah seorang paus wafat atau mengundurkan diri.

Selama konklaf, para kardinal dikurung di dalam area tertentu di Vatikan, tanpa akses ke dunia luar, untuk menjamin kebebasan dan kerahasiaan pemungutan suara.

Salah satu simbol paling terkenal dari konklaf adalah munculnya asap hitam dan asap putih dari cerobong Kapel Sistina di Vatikan.

Makna Asap Hitam dan Putih

Dalam setiap sesi pemungutan suara, hasilnya diumumkan secara simbolik melalui asap yang keluar dari cerobong Kapel Sistina.

Tradisi ini menjadi cara gereja memberi tahu umat Katolik dan seluruh dunia tentang status pemilihan.

Asap hitam, atau dalam bahasa Latin disebut fumata nera, menandakan bahwa belum ada kandidat yang terpilih sebagai paus.

Ini berarti suara para kardinal belum mencapai mayoritas dua pertiga yang dibutuhkan untuk menentukan satu nama.

Asap hitam biasanya muncul setelah pembakaran surat suara yang tidak menghasilkan pemilihan.

Baca Juga: Pemilihan Paus Baru : 16 Kardinal Kandidat, Termasuk dari Asia 

Asap putih atau fumata bianca menandakan bahwa paus baru telah berhasil dipilih.

Saat asap putih terlihat, lonceng Basilika Santo Petrus akan berdentang untuk mengonfirmasi berita gembira tersebut.

Sementara, Rabu kemarin (7/5/2025), asap hitam yang mengepul dari cerobong asap Kapel Sistina pada pukul 21.00 waktu setempat, seperti diberitakan Vatican News.

Editor : Imron Hidayatullahh
#Konklaf 2025 #Kapel Sistine #Vatican #katolik #vatikan #paus #Kardinal Giovanni Battista Re #kristen