RADAR JEMBER - Jawa Timur memang juaranya soal bentang alam yang dramatis.
Jika Jawa Barat punya banyak curug yang asri, Jawa Timur punya deretan air terjun "raksasa" yang seolah keluar dari film Jurassic Park.
Berikut adalah rekomendasi air terjun terbaik di Jawa Timur yang wajib masuk bucket list petualanganmu:
Jawa Timur bukan hanya tentang Gunung Bromo atau Kawah Ijen. Di balik rimbunnya hutan dan lereng gunungnya, tersimpan keajaiban air yang jatuh dari ketinggian ratusan meter.
1. Air Terjun Tumpak Sewu (Lumajang)
Sering dijuluki sebagai "Niagara-nya Indonesia", Tumpak Sewu adalah magnet utama bagi para fotografer dunia.
Keunikan: Air terjun ini berbentuk setengah lingkaran sempurna dengan banyak aliran air yang jatuh bersamaan, menyerupai tirai raksasa.
Tips: Kamu bisa menikmatinya dari atas (Panorama) atau turun ke dasar lembah untuk merasakan sensasi berdiri di bawah aliran air yang megah.
2. Air Terjun Madakaripura (Probolinggo)
Terletak tak jauh dari kawasan Bromo, air terjun ini memiliki nilai sejarah tinggi karena konon menjadi tempat pertapaan terakhir Gajah Mada.
Keunikan: Merupakan salah satu air terjun tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian sekitar 200 meter. Alirannya berada di ujung ceruk sempit yang melingkar, menciptakan suasana mistis nan megah.
Tips: Wajib membawa jas hujan atau dry bag, karena sebelum sampai ke titik utama, kamu akan melewati "hujan abadi" dari tetesan air di sepanjang dinding tebing.
3. Air Terjun Coban Sewu / Grojogan Sewu (Pujon, Malang)
Bagi pencinta udara dingin, kawasan Malang Raya punya segudang pilihan, namun Coban Sewu tetap menjadi primadona bagi yang suka tantangan.
Keunikan: Hampir mirip dengan Tumpak Sewu di Lumajang (karena berada di aliran sungai yang sama), namun akses dari sisi Malang menawarkan sudut pandang yang berbeda dan jalur trekking yang memacu adrenalin.
Tips: Pastikan kondisi fisik fit karena jalurnya cukup curam dan licin.
4. Air Terjun Kapas Biru (Lumajang)
Jika kamu mencari pemandangan yang estetik tanpa kerumunan massa yang terlalu padat, Kapas Biru adalah jawabannya.
Keunikan: Air terjun ini terlihat sangat gagah karena jatuh tepat di depan tebing berwarna kemerahan yang kontras dengan hijaunya lumut di sekitarnya. Dinamakan Kapas Biru karena aliran airnya yang putih bersih tampak kebiruan jika dilihat dari kejauhan.
Tips: Datanglah saat pagi hari (sekitar pukul 08.00 - 10.00 WIB) untuk mendapatkan pencahayaan alami terbaik.
Editor : M. Ainul Budi