BACA JUGA : Nilai Revisi RTRW Cacat Prosedur, PMII Jember Layangkan Lima Tuntutan
Pengelola peternakan susu sapi di Rembangan, Moch Hafid, menjelaskan, sejak pandemi Covid-19 terjadi peningkatan penjualan susu sapi murni di Rembangan Dairy Farm. “Sangat meningkat, malah kehabisan susu sapi karena banyaknya orderan. Masyarakat banyak yang membeli susu sapi murni ini karena dirasa kandungan susu sapi baik bagi kesehatan manusia,” ujarnya.
Menurut pria 46 tahun itu, susu sapi murni memiliki beberapa manfaat. Salah satunya menyehatkan jantung, menurunkan risiko kanker, membantu pertumbuhan tulang, dan masih banyak manfaat lainnya. Dia mengaku, penjualan terbanyak di daerah kampus. Namun, juga ada permintaan dari luar kota, yaitu Bondowoso.
Bahkan, peminat susu sapi murni juga mulai berkembang. “Dulu masyarakat Rembangan jarang peminat konsumsi susu murni, sekarang mulai banyak,” ucapnya.
Dia mengaku, meningkatnya minat pembelian susu sapi murni disebabkan banyak hal. Pertama, wawasan masyarakat tentang produk yang menyehatkan tubuh mulai bertambah. Selain itu, lokasi susu sapi perah Rembangan sudah bagus. “Kami juga membuat olahan produk susu sapi dengan berbagai rasa, sehingga yang dijual tidak seperti dulu lagi, yaitu menjual susu original,” paparnya.
Setiap hari susu sapi murni dengan aneka rasa tersebut terjual sampai 100 botol. “Kalau hari Sabtu dan Minggu bisa terjual 300 botol, karena banyaknya pengunjung yang pergi ke Rembangan,” terangnya.
Annisa, salah satu pembeli susu sapi murni Rembangan, mengaku, rasa dari susu sapi Rembangan sangat cocok di lidah. “Sekalian wisata dan sekalian pulang bawa susu murni,” ujarnya. (mg1/c2/dwi) Editor : Safitri