Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pemkab Bondowoso Akui Siapkan Langkah Efisiensi, Siap Ikuti Kebijakan Pusat

Faqih Humaini • Kamis, 2 April 2026 | 14:02 WIB
Abdul Hamid Wahid

Bupati Bondowoso
Abdul Hamid Wahid Bupati Bondowoso

BLINDUNGAN, Radar Ijen - Pemkab Bondowoso menegaskan akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat dalam merespons dinamika global sekaligus mendorong efisiensi energi di daerah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya penyesuaian kebijakan daerah agar tetap selaras dengan arah nasional.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menyampaikan bahwa momentum halal bihalal dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi internal untuk menyamakan persepsi seluruh jajaran.

Baca Juga: Membaca Pembangunan dengan Data, Bukan Sekedar Metafora

Selain itu, kegiatan tersebut dilanjut dalam membahas kondisi saat ini yang cukup krusial. 

“Ini kan halal bihalal, konsolidasi, menyikapi perkembangan dan kondisi terkini bagaimana kita melakukan langkah dan antisipasi, penyamaan visi itu saja,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan geopolitik global turut memengaruhi arah kebijakan nasional yang kemudian harus direspons oleh pemerintah daerah. Karena itu, langkah antisipatif menjadi penting agar daerah tidak tertinggal dalam menyesuaikan kebijakan strategis tersebut.

Baca Juga: Antrean Semu Program RANTAS

Salah satu fokus utama yang kini menjadi perhatian adalah efisiensi energi, baik di sektor pemerintahan maupun masyarakat.

Pemerintah pusat telah mendorong penghematan energi, termasuk melalui himbauan konversi energi di tingkat domestik dan skala kecil.

Pemkab Bondowoso juga memastikan akan mengikuti kebijakan pusat terkait penyesuaian hari libur Aparatur Sipil Negara (ASN). Meski terdapat perbedaan dengan kebijakan pemerintah provinsi, daerah memilih mengacu pada ketentuan pusat.

“Kalau pusat itu Jumat, kalau provinsi Rabu. Kita ikut yang pusat,” tegasnya.

Ke depan, Pemkab akan merumuskan kebijakan teknis sebagai tindak lanjut instruksi pusat, termasuk kemungkinan pengurangan penggunaan mobil dinas dan mendorong alternatif transportasi yang lebih hemat energi di lingkungan kerja.

Selain itu, masyarakat juga diimbau ikut berperan dalam efisiensi energi melalui kebiasaan sederhana sehari-hari, seperti mematikan peralatan setelah digunakan, sebagai bagian dari upaya bersama menghadapi tantangan energi ke depan. (faq/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Abdul Hamid #efisiensi #Bupati #Bondowoso