Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dibanting Hingga Rompi Robek di Final Piala Dunia 2026, Gavi Malah Minta FIFA Tak Sanksi Leandro Paredes!

I
Keributan antara Leandro Paredes yang membantik Gavi pascafinal Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2006). (TyC Sports)
Keributan antara Leandro Paredes yang membantik Gavi pascafinal Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2006). (TyC Sports)

Advertisement

Radar Jember - Gelandang Spanyol, Gavi, justru secara mengejutkan meminta FIFA agar tidak menjatuhi sanksi kepada Leandro Paredes menyusul insiden pembantingan dirinya selepas laga pamungkas Piala Dunia 2026.

Menurutnya, letupan emosi tersebut merupakan hal lumrah dalam sebuah pertandingan bertensi tinggi.

Spanyol resmi mentahbiskan diri sebagai kampiun Piala Dunia 2026 usai membekuk juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB.

Gol penentu kemenangan La Furia Roja dicetak oleh Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, kericuhan antarpemain tak terelakkan di lapangan.

Gavi menjadi korban tindakan kasar ketika dirinya dibanting oleh Paredes saat berniat melerai perselisihan antara gelandang Argentina itu dengan Eric Garcia.

Advertisement

Gavi sejatinya hanya berniat menghampiri Paredes yang tengah mencekik Garcia. Namun, pemain Barcelona tersebut justru langsung dihempaskan ke tanah oleh pilar Boca Juniors tersebut.

Rompi cadangan yang dikenakan Gavi bahkan sampai robek akibat ditarik paksa.

Meski terbebas dari kartu saat insiden terjadi, Paredes dilaporkan masih berpotensi terkena sanksi susulan karena FIFA berencana menggelar investigasi terhadap gelandang berusia 32 tahun itu.

Kendati demikian, pemuda berusia 20 tahun itu malah enggan melihat Paredes dijatuhi hukuman tambahan. Gavi beranggapan bahwa gesekan semacam itu merupakan bagian tak terpisahkan dari dinamika sepak bola.

"Tidak, tidak. Sejujurnya, saya rasa mereka tidak seharusnya hukum. Saya mengerti itu bukan citra yang baik untuk anak-anak, tetapi saya pikir ada juga sisi sepak bola yang sedikit lebih agresif," kata Gavi dilansir dari Cope.

Advertisement

Artikel Terkait

Efek Meledak Piala Dunia 2026! Direksi Real Madrid Ngamuk Desak Florentino Pérez Beli Rodri dari Manchester City!

Efek Meledak Piala Dunia 2026! Direksi Real Madrid Ngamuk Desak Florentino Pérez Beli Rodri dari Manchester City!

Rumor transfer Rodri kembali memanas setelah Real Madrid dikabarkan mengevaluasi peluang merekrut gelandang Manchester City tersebut usai penampilannya yang luar biasa di Piala Dunia 2026. Namun hingga saat ini, belum ad

Ujian Mental Usai Piala Dunia 2026! Tom Heaton Janjikan Senne Lammens Meledak Bersama Manchester United

Ujian Mental Usai Piala Dunia 2026! Tom Heaton Janjikan Senne Lammens Meledak Bersama Manchester United

Sebuah dukungan diberikan Tom Heaton kepada Senne Lammens. Ia yakin sang junior akan bangkit dan menjadi kiper yang lebih bagus bersama Manchester United di musim 2026/2027 nanti. Dukungan moral ini menjadi amunisi berh

Pelajaran yang Bisa Dipetik Argentina dari Kekalahan di Final Piala Dunia 2026

Pelajaran yang Bisa Dipetik Argentina dari Kekalahan di Final Piala Dunia 2026

Langkah Argentina mempertahankan gelar juara dunia harus terhenti di partai puncak Piala Dunia FIFA 2026.  Tim asuhan Lionel Scaloni takluk 0-1 dari Spanyol melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu.  Kek

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer