Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kabupaten Bondowoso Keterbatasan CCTV Untuk Lakukangan Pengawasan Secara Elektronik, Ini Alasannya

Faqih Humaini • Rabu, 17 Desember 2025 | 12:26 WIB

MEMANTAU: Pegawai Jawa Pos Radar Ijen saat mengecek status CCTV milik pemerintah Bondowoso, kemarin (16/12).(FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)
MEMANTAU: Pegawai Jawa Pos Radar Ijen saat mengecek status CCTV milik pemerintah Bondowoso, kemarin (16/12).(FAQIH HUMAINI/RADAR IJEN)

 

 

RADAR JEMBER – Sistem pengawasan berbasis kamera di Bondowoso masih belum mampu menjangkau seluruh wilayah rawan.

Hingga kini, jumlah kamera pengawas atau CCTV yang terpasang masih sangat terbatas, sehingga fungsi pemantauan lalu lintas dan keamanan publik belum berjalan optimal.

Dinas Perhubungan (Dishub) Bondowoso mencatat, sampai tahun 2023 baru tersedia 19 unit CCTV standar.

Kamera-kamera tersebut ditempatkan di 15 titik strategis, mayoritas berada di persimpangan jalan yang dilengkapi traffic light di kawasan perkotaan.

Kepala Bidang Teknik Prasarana Dishub Bondowoso, Achmad Syaihu Arif, menjelaskan bahwa jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal.

Berdasarkan hasil kajian teknis, Bondowoso setidaknya memerlukan 262 unit CCTV yang tersebar di 69 lokasi strategis untuk mendukung pengawasan lalu lintas dan keamanan wilayah.

"Memang perlu peningkatan pengawasan berbasis elektronik," katanya.

Dengan kondisi yang ada, masih terdapat kekurangan sebanyak 243 unit CCTV.

Kekosongan ini dinilai berisiko, terutama dalam mendukung pengungkapan kasus pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, maupun tindak kriminal yang kerap terjadi di ruang publik.

"Jika pada titik rawan terpasang CCTV, maka memudahkan pihak berwenang dalam mengatasi sebuah kasus," terangnya.

Achmad Syaihu mencontohkan, pada Juli 2025 lalu terjadi empat kasus pencurian sepeda motor dan satu kasus pencurian mobil di Bondowoso.

Menurutnya, keberadaan CCTV sangat membantu aparat dalam menelusuri kejadian dan mengumpulkan bukti visual.

“CCTV itu sangat diperlukan. Bukti pencurian pasti bisa kita lihat melalui rekaman kamera,” ujarnya.

Dishub juga menekankan bahwa pengembangan sistem CCTV tidak cukup hanya menambah jumlah kamera.

Kualitas perangkat, kestabilan jaringan, serta integrasi dengan pusat kendali terpadu juga menjadi kebutuhan mendesak agar pemantauan dapat dilakukan secara real time.

Ke depan, sistem CCTV diharapkan terhubung lintas instansi, mulai dari Dishub, Polres, Satpol PP, BPBD, hingga Dinas Kominfo.

“Semakin banyak dan terintegrasi CCTV yang terpasang, tentu akan semakin mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat Bondowoso,” pungkasnya. (faq/fid)

Editor : Adeapryanis
#CCTV #Bondowoso