Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kopi Bondowoso Terus Dilirik Dunia, Buka Pasar Global Lewat Arabika Ijen Raung

Ilham Wahyudi • Senin, 3 November 2025 | 20:28 WIB

UNGGULAN: Bupati Bondowoso bersama Gubernur Jatim menunjukan Kopi Arabika Specialty Java Ijen yang akan di ekspor ke Taiwan.
UNGGULAN: Bupati Bondowoso bersama Gubernur Jatim menunjukan Kopi Arabika Specialty Java Ijen yang akan di ekspor ke Taiwan.
 

RADAR JEMBER - DI tengah sejuknya udara Sumberwringin, aroma kopi segar tercium kuat.

Di Desa Rejoagung, puluhan karung berisi kopi Arabika Java Ijen Raung siap diberangkatkan menuju Taiwan. Bukan sekadar kiriman biji kopi, tapi buah dari perjuangan panjang petani Bondowoso yang menanam, merawat, dan menjaga cita rasa khas lereng Ijen.

Kopi tersebut bukan lagi hanya kebanggaan lokal. Melainkan sudah menembus meja-meja para penikmat kopi dunia.

Hal tersebut dinilai dapat terwujud, berkat kerja keras dan kolaborasi warga Bondowoso. “Ini bukan sekadar ekspor, tapi bukti nyata kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong warga Bondowoso,” kata Abdul Hamid Wahid, Bupati Bondowoso.

Pria yang akrab disapa Ra Hamid itu juga menegaskan, keberhasilan kopi Bondowoso menembus pasar internasional, merupakan hasil nyata dari kerja kolektif. Mulai dari petani kecil di lereng pegunungan, koperasi, pelaku usaha, hingga dukungan pemerintah daerah dan provinsi.

“Produk kopi Bondowoso di pasar internasional membuktikan bahwa daerah ini punya daya saing tinggi. Ini bukan hanya kebanggaan bagi Bondowoso, tapi juga bagi Jawa Timur dan Indonesia,” ujarnya.

Kopi Arabika Java Ijen Raung sendiri dikenal memiliki cita rasa unik,.perpaduan antara keasaman lembut dan aroma floral yang khas.

Ditanam di ketinggian lebih dari 1.200 mdpl, kopi ini telah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG), menjadikannya salah satu kopi spesialti terbaik di Indonesia.
Tak heran, Bondowoso pun semakin mantap menyandang julukan “Republik Kopi.”

Meski demikian, Ra Hamid menegaskan, keberhasilan itu tidak boleh berhenti pada seremoni ekspor. Pemerintah daerah ingin memastikan hasilnya benar-benar kembali ke tangan petani. “Kami ingin ekspor ini tidak hanya membangun citra, tapi memberi dampak ekonomi langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Acara pelepasan ekspor juga disertai forum diskusi bertajuk “Produk Kopi Bondowoso – Jawa Timur Go Internasional.”

Forum itu menghadirkan para pelaku kopi dari hulu hingga hilir, membahas inovasi pasca panen, penguatan SDM petani, hingga strategi branding agar kopi Bondowoso semakin berkelas di mata dunia.

Gubernur Khofifah pun mengapresiasi langkah Bondowoso yang konsisten menjaga kualitas dan komitmen petaninya.

Ia menyebut, kopi Bondowoso menjadi salah satu ikon sukses Jawa Timur dalam membangun ekonomi berbasis komoditas unggulan. (ham/bud)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Abdul Hamid #Ijen #Kopi #Bondowoso