BONDOWOSO, Radar Jember - pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso akan melaksanakan uji kompetensi terhadap sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mulai Kamis (28/8).
Uji kompetensi ini menjadi tahapan penting sebelum dilakukan mutasi pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Bondowoso.
Bupati Bondowoso, H. Abd Hamid Wahid, menegaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi dimaksudkan untuk memastikan penempatan pejabat sesuai dengan kapasitas dan bidang keahlian masing-masing.
Menurutnya, prinsip “the right man on the right place” menjadi pedoman utama dalam penataan birokrasi.
Sekretaris Daerah Bondowoso, Fathur Rozi, menyebutkan bahwa seluruh kepala OPD tanpa pengecualian akan mengikuti proses ini.
Dari hasil uji kompetensi tersebut nantinya akan diketahui peta kemampuan, minat, dan kesiapan para pejabat untuk ditempatkan pada posisi yang tepat.
“Ini bukan hanya formalitas. Hasil uji kompetensi akan menjadi dasar untuk mutasi dan open bidding jabatan eselon II.
Dengan begitu, penempatan pejabat lebih objektif dan sesuai kebutuhan organisasi,” ujarnya.
Saat ini, Pemkab Bondowoso memang tengah menghadapi banyak kekosongan jabatan strategis.
Setidaknya terdapat 13 jabatan eselon II, 24 jabatan eselon III, serta 55 jabatan eselon IV yang masih kosong dan hanya diisi oleh pejabat pelaksana sejak beberapa waktu terakhir.
Kondisi itu membuat akselerasi pelayanan publik dinilai kurang maksimal.
Melalui uji kompetensi dan seleksi terbuka, pemerintah berharap percepatan pengisian jabatan dapat berjalan efektif, sekaligus memperkuat kualitas birokrasi di Bondowoso.
Bupati Abd Hamid menambahkan, setelah mutasi dan pengisian jabatan dilakukan, pihaknya berharap roda pemerintahan berjalan lebih cepat, efektif, dan responsif.
“Kita ingin birokrasi yang profesional, transparan, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bondowoso,” tandasnya. (faq)
Editor : M. Ainul Budi