RADARJEMBER.ID – Bagi pendaki, menaklukkan gunung merupakan tantangan yang membanggakan jika berhasil dilakukan. Mereka menantang diri sendiri untuk mendaki gunung, apa pun rintangan yang akan dihadapi.
Gunung Piramid yang terletak di Kabupaten Bondowoso ini memiliki sebutan “The Most Dangerous Climbing Route”. Tidak diragukan lagi, dari namanya saja sudah menunjukkan bahwa jalur menuju puncak gunung ini sangat berbahaya.
Lalu, sebenarnya apa sih yang membuat Gunung Piramid dikenal berbahaya? Bahkan, banyak orang yang melarang untuk mendaki jika pengalamannya belum cukup.
- Kemiringan yang ekstrem 90 derajat
Gunung ini memiliki ketinggian 1.521 mdpl, akan tetapi memiliki kemiringan yang cukup ekstrem. Tidak tanggung-tanggung, angka kemiringannya mencapai 90 derajat.
- Jalur punggung naga
Untuk mencapai puncak dari Gunung Piramid, pendaki harus melalui jalur punggung naga. Disebut demikian karena jalurnya yang tidak mulus, seperti sisik naga. Selain itu, di sisi kanan dan kiri jalur tersebut merupakan tebing yang curam.
- Jalur punggung terakhir tidak ada tali pengaman
Mendekati puncak Gunung Piramid, jalur punggung naga tidak memiliki tali pengaman. Tentu hal ini meningkatkan risiko pendakian karena keamanan tidak bisa terjamin sepenuhnya.
- Waktu yang dibutuhkan sekitar 3-5 jam
Jika waktu yang dibutuhkan untuk mendaki gunung-gunung di Indonesia pada umumnya adalah 3 jam, maka lain dengan gunung ini. Untuk menaklukkan Gunung Piramid, dibutuhkan waktu selama 3 – 5 jam, sehingga kebutuhan yang disiapkan harus lebih banyak.
- Batu langgar yang dianggap keramat
Di Gunung Piramid terdapat sebuah batu yang dianggap keramat olah masyarakat sekitar sana. Batu tersebut bernama Batu Langgar. Masyarakat selalu berpesan dan dari mulut ke mulut telah beredar bahwa pendaki harus selalu menjaga sikap saat berada di Batu Langgar. Hal ini untuk menghindari risiko-risiko yang berada di luar jangkauan maupun kendali manusia.
Bahaya-bahaya tersebut harus diperhatikan oleh pendaki saat memutuskan untuk menaklukkan Gunung Piramid. Poin utama yang harus diperhatikan adalah tetap waspada dan berhati-hati. (mm7/bud)
Editor : Radar Digital