Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jembatan Gantung Gentong Bondowoso Bisa Jadi Destinasi Wisata

Safitri • Kamis, 16 Februari 2023 | 19:22 WIB
ESTETIS: Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, dengan Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, akhirnya bisa dilintasi.
ESTETIS: Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, dengan Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, akhirnya bisa dilintasi.
GENTONG, Radar Ijen - Jarak tempuh masyarakat Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, semakin singkat untuk menuju Pasar Wonosari. Hal itu setelah adanya jembatan gantung yang baru diresmikan, kemarin (15/2). Selain sebagai akses transportasi, jembatan gantung dinilai bisa menjadi destinasi baru di Bondowoso.

BACA JUGA : Perdana Ikuti JBL, Siap Unjuk Kebolehan

Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Gentong dengan Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, tersebut sejatinya sudah ada cukup lama. Namun, kondisi jembatan ala kadarnya dan jauh dari kata standar. Apalagi, dibangun swadaya oleh masyarakat. Kepala Desa Gentong Misyono menyampaikan, pembangunan jembatan gantung tersebut telah diusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 2018 silam. Namun, karena beberapa kendala, tidak dapat direalisasikan pada tahun tersebut. Pembangunannya baru terealisasi pada 2022 lalu. Kemudian, baru diresmikan serta digunakan sepenuhnya pada tahun 2023 ini.

Misyono mengaku, keberadaan jembatan gantung begitu penting bagi masyarakat. Sebab, memotong jarak cukup jauh untuk menuju pusat ekonomi, yaitu Pasar Wonosari. “Memotong jarak cukup jauh untuk menuju Pasar Wonosari dan jalan utama Bondowoso–Situbondo,” ucapnya.

Bila tidak ada jembatan gantung, maka untuk menuju Pasar Wonosari masyarakat Gentong setidaknya membutuhkan waktu sekitar 45 menit. “Kalau ada jembatan gantung sekitar 10 menit bisa sampai ke Pasar Wonosari,” paparnya.

Keberadaan jembatan gantung tidak hanya dimanfaatkan masyarakat untuk pergi ke pasar ataupun bekerja. Tapi, juga sebagai akses anak sekolah. “Jadi, juga banyak anak di Desa Gentong dan sekitarnya, sekolahnya di Wonosari ataupun di Tapen,” terangnya.

Melihat potensi desa yang bersebelahan dengan Desa Kalitapen, Kecamatan Tapen, Misyono mengaku akan mengembangkan lokasi di sekitar jembatan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan. “Kami akan menggali dan mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada, sehingga bisa dijual untuk pariwisata,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Salwa Arifin mengatakan, jembatan gantung Gentong itu dinilai bisa meningkatkan mobilitas masyarakat serta lebih aman. Namun, tak kalah penting adanya jembatan gantung mempermudah akses kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan lainnya. “Jembatan gantung ini akan menciptakan ruang untuk berbagai informasi, ide, serta peluang bisnis,” katanya.

Lebih lanjut, Salwa juga meyakini jembatan itu bisa memberikan manfaat terhadap industri pariwisata. Berbagai potensi yang ada, menurutnya, masih sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. “Mari dimanfaatkan untuk kepentingan bersama dan dirawat sebaik mungkin,” pesannya. (ham/c2/dwi) Editor : Safitri
#jembatan gantung #Wisata #Bondowoso