BACA JUGA : Mobil di Garasi Berkobar, Rumah Warga Jember Nyaris Ludes Terbakar
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, kurang lebih ada 7.000 orang yang berangkat ke Kota Delta. Ada yang menggunakan bus, minibus, maupun kendaraan pribadi. Untuk mengurai kemacetan, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Polres Bondowoso sudah melakukan koordinasi terkait skema pemberangkatan.
Skema pemberangkatan tersebut dilakukan demi keamanan dan keselamatan jemaah, mulai berangkat hingga pulang lagi ke Bondowoso. "Alhamdulillah, kami kemarin sudah melaksanakan kegiatan rakor, dalam rangka keberangkatan rekan-rekan untuk milad 1 Abad NU," kata Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko.
Menurutnya, data terakhir yang ia terima ada sekitar tujuh ribu jamaah asal Kabupaten Bondowoso yang akan berangkat ke Sidoarjo. Ada empat titik keberangkatan jamaah. Di antaranya Alun-Alun RBA Ki Ronggo, Kecamatan Cermee, Botolinggo, dan Prajekan. Sengaja tidak dikumpulkan di satu titik, karena jumlahnya terbilang tidak sedikit. "Kalau dikumpulkan jadi satu kasihan," katanya.
Polres Bondowoso sendiri juga melakukan pengawalan saat berangkat dan pulang lagi ke Bondowoso. Namun demikian, kata dia, ada jamaah yang tidak langsung balik ke Bondowoso, tetapi masih melakukan ziarah dan jalan-jalan. "Kalau ini kita tidak bisa kawal. Kan banyak agenda orang-orang ini, yang tidak mungkin kita akomodasi setiap kendaraan," tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris PCNU Bondowoso Misyono mengatakan, jumlah kendaraan yang terdaftar untuk berangkat ke Sidoarjo ada 42 bus, 101 elf termasuk Hiace, dan sekitar 150 kendaraan pribadi. "Titik kumpulnya di alun-alun dilepas oleh forkopimda," ucapnya.
PCNU sudah menyiagakan ambulans dan tim kesehatan. Satu ambulans dibantu oleh Pemkab Bondowoso, dan tiga ambulans disediakan oleh Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKKNU). Menurutnya, di Sidoarjo sudah ada lokasi khusus jemaah dari Kabupaten Bondowoso. Sebab, panitia Satu Abad NU sudah menyediakan. "Sudah memetakan, ini dari Bondowoso dan kabupaten lainnya," pungkasnya. (ham/c2/bud)
Editor : Safitri