BACA JUGA : Tuntaskan Hadiah Lomba Mewarnai
Kabid Keswan dan Kesmavet pada Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bondowoso drh Cendy Herdiawan menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan vaksinasi dosis kedua dan ketiga atau disebut revaksin dan perluasan vaksinasi PMK. Berdasarkan jadwal yang dibuat oleh Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan), tempat pertama yang menjadi lokasi kegiatan tersebut adalah Kecamatan Ijen, mulai 21 November hingga 15 Desember. "Kami tidak melakukan vaksinasi PMK serentak pada tanggal 21 November,” ucapnya.
Menurut Cendy, jika hanya dilakukan dalam satu hari, maka dipastikan waktunya tidak akan cukup untuk menyasar semua hewan ternak masyarakat. Terlebih, hewan yang berpotensi terdampak bukan hanya sapi. Kambing dan domba juga berpotensi untuk tertular PMK.
Selain Kecamatan Ijen, kegiatan serupa juga akan dilakukan di sejumlah kecamatan lain di Bondowoso. Sesuai dengan jadwal yang sudah dibuat oleh lima puskeswan. Dia menjelaskan, dari 332 ribu populasi hewan ternak, saat ini cakupan vaksinasi PMK sudah mencapai angka 65 ribu. “Untuk perluasan ini (vaksin PMK, Red) merupakan kali keempat vaksin yang diterima oleh Pemkab Bondowoso,” terangnya.
Saat ini Bondowoso merupakan salah satu kabupaten di Jatim yang sudah tidak ditemukan kasus terkonfirmasi PMK. Meski begitu, kata Cendy, tidak tertutup kemungkinan masih ada. "Makanya teman-teman di lapangan mengimbau kepada masyarakat, jangan ragu untuk melapor. Agar segera ditangani," pungkasnya. (ham/c2/dwi)
Editor : Safitri