Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Menghindari Pungli dalam Pengambilan SK Kepsek.

Safitri • Kamis, 10 November 2022 | 18:50 WIB
DICEK DULU: Salah seorang kepala sekolah yang baru dilantik ketika menerima SK pengangkatan.
DICEK DULU: Salah seorang kepala sekolah yang baru dilantik ketika menerima SK pengangkatan.
PEJATEN, Radar Ijen - Untuk mengatasi kekosongan jabatan kepala SD dan SMP, Pemkab Bondowoso sudah melakukan pelantikan kepala sekolah sebanyak 115 orang, Selasa (8/11). Bahkan, sehari pascapelantikan mereka sudah langsung mendapatkan SK pengangkatan dari bupati, kemarin (9/11).

BACA JUGA : Perlu Anggaran Sendiri, Ongkos Tukang Bangunan Bencana Masih Gotong Royong

Pengambilan SK itu dilakukan di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bondowoso. Dilakukan secara gratis dengan waktu yang cukup cepat. Para kepala sekolah yang baru dilantik, baik yang berstatus mutasi ataupun promosi, secara bergantian mengambil SK pengangkatannya masing-masing.

Kepala BPKPSDM Bondowoso Asnawi Sabil menerangkan, pengambilan SK setelah pelantikan tersebut sudah dilakukan sejak dua tahun terakhir. Tujuannya untuk menghindari praktik yang tak diinginkan, seperti pungli dan sebagainya. "Jadi, setelah proses pelantikan, pasti langsung kami proses. Setelah SK selesai, biasanya kami konfirmasi ke dinas pengampunya," jelasnya.

Selain itu, Sabil juga menegaskan, proses pengambilan SK tanpa dipungut biaya apa pun. Bahkan, sejak proses asesmen hingga pelantikan, para kepala sekolah juga tidak membayar uang dalam bentuk apa pun.

Imron, salah satu kepala sekolah yang baru saja menerima SK, mengaku, dalam proses menjadi kepala sekolah tidak mengeluarkan biaya. Termasuk pengambilan SK, juga tidak dipungut biaya. “Tak ada biaya, gratis. Cepet juga ini, tidak sampai lima menitan sudah selesai," papar pria yang kini menjabat Kepala SDN Gubrih 1 itu.

Sementara itu, Kepala SDN Prajekan Lor 2 Ummu Heni mengaku proses pengambilan SK berlangsung cepat dan tidak bertele-tele. Apalagi dia bertugas saat ini lebih dekat dengan rumahnya. (ham/c2/dwi)

  Editor : Safitri
#Bondowoso