BACA JUGA : Di Balik Kostum Can-macanan Kadduk, Perlu Latihan sampai Merasa Engap
Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, jumlah PPPK 2022 untuk guru di Bondowoso sebanyak 758 formasi. Sejumlah formasi di antaranya akan langsung diisi oleh para guru yang sudah mengikuti seleksi PPPK dan lulus passing grade pada 2021 lalu.
Secara keseluruhan ada 985 formasi PPPK yang disediakan oleh Pemkab Bondowoso. Terdiri atas 758 formasi untuk guru, 150 formasi untuk tenaga kesehatan, mulai dari dokter, apoteker, bidan, perawat, dan lainnya. Serta 77 formasi untuk tenaga teknis di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
M Asnawi Sabil, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bondowoso, menyampaikan, pendaftaran seleksi PPPK guru sudah dimulai sejak Senin, 31 Oktober. Kemudian, akan berakhir pada 13 November mendatang. Seluruh rangkaian prosesnya dilaksanakan secara gratis. "Tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun," katanya.
Selain itu, dia juga menjelaskan, terdapat dua kategori pelamar PPPK tahun ini. Di antaranya pelamar prioritas dan pelamar umum. Terdiri atas guru yang terdaftar pada database kelulusan pendidikan profesi guru di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI. Serta guru yang sudah terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). "Untuk formasi umum, bisa dilaksanakan asalkan ada sisa formasi yang belum terisi oleh pelamar prioritas," terangnya.
Dengan adanya rekrutmen PPPK guru yang terdiri atas guru SD, guru SMP, guru mata pelajaran, guru agama, guru kelas, dan lainnya, diharapkan tidak ada lagi kekurangan guru di Kota Tape. Terlebih sebelumnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas teknis terkait jumlah kekurangan guru selama ini.
Selama menjadi guru honorer, para tenaga pendidik tidak memiliki kepastian status kepegawaian. Sebab, tidak terafirmasi dalam skema Undang-Undang Kepegawaian ASN. Oleh sebab itu, setelah masuk PPPK nantinya akan terkaver dalam undang-undang tersebut, sehingga haknya juga dapat terpenuhi. "Harapannya, kinerjanya lebih baik. Ini akan mempercepat index development Bondowoso," pungkasnya. (ham/c2/dwi)
Editor : Safitri