Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Akhirnya Bondowoso Masuk PPKM Level Dua

Safitri • Sabtu, 25 Desember 2021 | 17:31 WIB
Ilustrasi Dok Radar Ijen
Ilustrasi Dok Radar Ijen
BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Kabupaten Bondowoso berhasil beranjak dari level tiga menjadi level dua. Hal tersebut berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tentang situasi Covid-19 pada 22 Desember lalu. Tercapainya level tersebut salah satunya disebabkan oleh capaian vaksinasi untuk masyarakat umum dan warga lanjut usia (lansia) yang meningkat.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso dr Mohammad Imron menjelaskan, berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) pada 22 Desember lalu, capaian vaksinasi masyarakat umum sudah masuk 61,5 persen. Sementara, lansia sudah mencapai lebih dari 40 persen.

Namun demikian, data capaian vaksinasi di Bondowoso ternyata tidak sama. Ada perbedaan antara data dari KPCPEN dengan data yang diinput oleh petugas pelayanan fasilitas kesehatan setempat. Berdasarkan data manual, capaian vaksinasi untuk masyarakat umum sudah mencapai 64 persen, sementara lansia sudah mencapai 41 persen.

Pria yang juga menjabat Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bondowoso tersebut menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan perbedaan data itu. Salah satunya karena nomor induk kependudukan (NIK) yang tidak aktif. "Tarikan (input data, Red) dari pusat itu tidak rutin setiap jam. Kadang sistemnya enam jam sekali tarik," jelasnya, Jumat (24/12).

Walaupun demikian, Imron menegaskan, pihaknya masih akan terus menggenjot capaian vaksinasi. Karena itulah, pihaknya mengumpulkan 10 kecamatan dengan capaian vaksinasi rendah dan koordinasinya yang masih dinilai rendah. Kesepuluh kecamatan dimaksud yakni Kecamatan Tlogosari, Botolinggo, Tanaman, Tegalaampel, Pakem, Maesan, Curahdami, Sumberwringin, Cermee, serta Pujer.

Dari sepuluh kecamatan tersebut, capaian vaksinasi terendah berada di Kecamatan Tlogosari dan Kecamatan Botolinggo. "Makanya tadi (kemarin, Red) 10 kecamatan ini, timnya kami ajak ngobrol biar segera bergerak untuk akhir tahun," imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya menerangkan, penyebab rendahnya capaian di dua wilayah itu karena kondisi geografis wilayah juga kesadaran masyarakat. Khususnya vaksinasi untuk lansia. Kemudian, memang sedikit jomplang di desa-desa yang kadesnya masih baru. Diperkirakan karena mereka masih baru, sehingga belum sadar bahwa mereka punya PR mempercepat vaksinasi di wilayahnya masing-masing.

 

 

Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Ilham Wahyudi
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri
#PPKM #Bondowoso