Kasat Lantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto mengatakan, truk trailer itu terperosok saat hendak turun dari Kecamatan Ijen. Namun, diduga sopir truk tak menguasai medan sehingga membuat kendaraan berat itu terperosok. "Saat mau turun, mungkin sopirnya tak menguasai medan, ya, akhirnya terperosok," ujarnya.
Dia menyebut tak ada korban dalam kejadian yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB pagi itu. Kondisi sopir truk trailer pun dalam keadaan baik. Tak mengalami luka-luka. "Sopirnya tak luka-luka, aman. Tak ada korban," ujarnya.
Namun demikian, karena jalan tersebut merupakan arus utama bagi masyarakat yang akan ke Kecamatan Ijen pun sebaliknya, maka arus lalu lintas lumpuh total. Tak bisa dilewati kendaraan roda empat.
Karena itulah, pihaknya berkomunikasi dengan PTPN XII di Kecamatan Ijen, bahwa sementara tak ada mobilitas kendaraan. Begitu juga yang akan menuju kecamatan Ijen. "Iya, (kegiatan lumpuh total, Red) kan, tapi kegiatannya orang PTP semua itu. Dijaga polisi itu mulai pagi," tuturnya.
Sementara, untuk mengevakuasi kendaraan itu, kata Didik, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak PT Medco Cahaya Geothermal (MCG) untuk mendatangkan crane. "Masih perjalanan dari Banyuwangi. Karena tidak mudah mendatangkan crane-nya itu," katanya.
Danposramil Sumberwringin Peltu Untung Subagyo membenarkan bahwa proses evakuasi memang menunggu crane. Bahkan, hingga pukul 16.42 WIB kemarin, cranie belum tiba di lokasi. Karena itulah, seluruh muspika stand by di lokasi. "Dari pihak PT sendiri menyampaikan mungkin agak malam, ya. Kami tak bisa memastikan jam berapa. Kami tidak tahu, yang tahu pihak PT," ujarnya.
Jurnalis : Ilham Wahyudi
Fotografer : Ilham Wahyudi
Redaktur : Hafid Asnan Editor : Yohanes Pangestu