Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

PPKM Turun Level, Terminal Bondowoso Tetap Lengang

Safitri • Senin, 23 Agustus 2021 | 16:11 WIB
LESU: Suasana Terminal Bondowoso kini masih sepi aktivitas naik turunnya penumpang. Bus mini jurusan Jember dalam sehari hanya beroperasi dua atau tiga armada saja.
LESU: Suasana Terminal Bondowoso kini masih sepi aktivitas naik turunnya penumpang. Bus mini jurusan Jember dalam sehari hanya beroperasi dua atau tiga armada saja.
BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama penerapan PPKM darurat level empat dari awal Juli hingga saat ini sudah turun level 3, aktivitas penumpang di Terminal Bondowoso masih belum mengalami peningkatan secara signifikan. Pagi hingga siang hari pun tak ada kepadatan penumpang. Meskipun memasuki libur akhir pekan sekalipun.

Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Regu C Terminal Bondowoso Suwito mengatakan, bus antarkota dalam provinsi (AKDP) seperti jurusan ke Surabaya hanya tiba dan berangkat satu kali dalam sehari. Hanya ada satu bus patas, yakni berangkat pukul 03.00 dini hari menuju Terminal Bungurasih, Surabaya.

Sebaliknya, dari Surabaya singgah ke Bondowoso diperkirakan tiba pada siang hari. Selain itu, ada juga bus yang menuju pulau Madura, berangkat sesuai jadwal pukul 18.00. Juga hanya ada satu bus selama sehari.

Penumpang yang naik ataupun turun pun tak lebih dari belasan orang. “Biasanya sekitar lima atau tujuh orang saja yang naik dan turun,” ujar Suwito.

Sementara itu, operasional bus relasi tiga kota, Jember-Bondowoso-Situbondo, yang biasa dilayani PO Jember Indah kini juga berkurang. “Sekarang selama PPKM darurat, bus mini itu dalam sehari hanya beroperasi dua atau tiga armada saja. Biasanya, sebelum adanya PPKM darurat ini sehari bisa enam hingga tujuh bus yang jalan,” katanya.

Sesuai jadwal, bus tujuan Situbondo berangkat mulai pagi hari sekitar pukul 06.30. Sedangkan tujuan akhir menuju Jember diperkirakan akan tancap gas sekitar pukul 16.30 sore. “Memang kondisinya sekarang ini sepi penumpang. Aktivitas naik turunnya penumpang di terminal pun sangat menurun drastis. Pihak PO bus pun berpikir ulang untuk menjalankan busnya, tapi kalau penumpangnya sepi,” urainya.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Ijen, untuk menaiki bus jurusan Jember itu, satu penumpang dikenai tarif Rp 10.000. Terminal pemberhentiannya pun tak sampai ke Terminal Tawang Alun. Hanya sampai Terminal Arjasa.

 

 

Jurnalis : Muchammad Ainul Budi
Fotografer : Muchammad Ainul Budi
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti Editor : Safitri
#PPKM #Bondowoso