Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Cara Wali Murid SSB Arseko Bondowoso Jaga Silaturahmi

Safitri • Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:51 WIB
“Seluruh sekolah negeri sudah melakukan PTM terbatas. Tapi, pada prisipnya untuk tatap muka harus vaksin dulu. Sekarang sudah 90 persen lebih.” Nur Hamid - Kabid SMP Dispendik Jember
“Seluruh sekolah negeri sudah melakukan PTM terbatas. Tapi, pada prisipnya untuk tatap muka harus vaksin dulu. Sekarang sudah 90 persen lebih.” Nur Hamid - Kabid SMP Dispendik Jember
BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Menjaga kebugaran tubuh di masa pandemi ini memang diperlukan. Apalagi bila dilakukan dengan suka ria. Seperti yang dilakukan oleh wali murid sekolah sepak bola (SSB) di Bondowoso ini. Meski tak seratus persen jago dribble bola atau berlari mencari posisi, menendang, hingga passing bola dengan benar, tapi permainan mereka tetap terlihat seru dan menyenangkan.

Belasan orang tua pesepak bola cilik dari SSB Arseko ini rutin berlatih bersama. Bukan untuk persiapan turnamen atau kompetisi, melainkan untuk menjaga kondisi kesehatan sekaligus ajang silaturahmi antarwali murid dan jajaran pelatih SSB Arseko. “Latihan bersama ini sudah kami lakukan lama. Khusus wali murid, setiap hari Sabtu di lapangan SSB Arseko, Gang Malabar,” kata Fathurahman, salah satu pelatih SSB Arseko.

Bahkan, beberapa kali tim wali murid itu juga uji tanding ke luar Bondowoso. “Malah ini kami mendapat tawaran main ke Surabaya. Untuk sekadar main bersama dengan tim media di Surabaya,” ungkapnya.

Fathurahman menambahkan, tema latihan bersama itu adalah fun football. Alias sepak bola gembira. “Setiap latihan bisa kami bagi menjadi dua tim. Tapi, ada juga mereka yang terlambat datang, karena habis pulang kerja sore harinya. Bahkan, pernah dalam satu pertandingan, babak pertama dan babak kedua, pemainnya diganti semua karena kelelahan,” imbuhnya.

Menurut dia, sepak bola gembira tak menekankan permainan cantik. Terpenting, bisa merumput bersama rekan-rekan lainnya tanpa mengutamakan teknik atau skill. “Karena memang tujuan utama untuk menyambung silaturahmi. Tapi, kalau permainan harus dimaklumi. Namanya saja sudah orang tua, napasnya pun napas tua. Jadi, kalau berlari tidak sekencang anaknya,” katanya sembari tertawa.

Selama PPKM ini, tim wali murid pun belum latihan bersama. Hanya uji coba dua kali melawan tim KKG PJOK Kota, Rabu kemarin (4/8). “Juga melawan Jago Kapuk Poncogati, Minggu kemarin,” jelas dia.

 

 

Jurnalis : Muchammad Ainul Budi
Fotografer : Istimewa
Redaktur : Mahrus Sholih Editor : Safitri
#Sepak Bola #Bondowoso