alexametrics
23.4 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Alun-Alun Bondowoso Kembali Ramai

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat se-Jawa dan Bali mulai tanggal 3 Juli hingga 25 Juli lalu, dan kembali diperpanjang 26 Juli sampai 2 Agustus, aktivitas warga Bondowoso di pusat kota menurun. Itu terlihat di Alun-Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso yang nyaris tanpa aktivitas jual beli pedagang, lalu lalang pembeli, pedagang mainan, hingga warga yang berniat untuk olahraga.

Selama PPKM darurat tanggal 3 Juli sampai 25 Juli kemarin, seluruh jalan sekitaran alun-alun mulai Jalan Letjen Suprapto depan Kantor Pemkab Bondowoso, Jalan Jaksa Agung Suprapto depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Bondowoso, Jalan Ahmad Yani Pendapa Bondowoso, hingga Jalan Letnan Sutarman Masjid Besar At-Taqwa ditutup penuh selama 24 jam.

Pada PPKM perpanjangan, 26 Juli sampai 2 Agustus kemarin, beberapa ruas jalan itu dibuka kembali. Namun tak sepenuhnya. Hanya Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Letnan Sutarman yang dibuka normal. Sedangkan dua jalan lainnya masih terdapat pembatas jalan dari pihak kepolisian.

Mobile_AP_Rectangle 2

Penutupan jalan dan pembatasan itu tak menghalangi niat masyarakat untuk menjaga kebugaran. Mereka memanfaatkan kesempatan pembukaan kawasan terbatas itu dengan berolahraga di alun-alun. Hampir sepekan terakhir, masyarakat telah kembali memanfaatkan kawasan terbuka itu untuk beraktivitas. Ada yang jalan kaki dan lari. Ada pula yang bersepeda.

“Kalau di rumah terus tanpa olahraga, ya, malah jadi sakit. Jadi, memang saya beranikan untuk datang ke Alun-Alun Bondowoso. Ternyata yang sudah melakukan aktivitas ini sudah banyak,” jelas Moh Bahri, warga Kecamatan Maesan.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat se-Jawa dan Bali mulai tanggal 3 Juli hingga 25 Juli lalu, dan kembali diperpanjang 26 Juli sampai 2 Agustus, aktivitas warga Bondowoso di pusat kota menurun. Itu terlihat di Alun-Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso yang nyaris tanpa aktivitas jual beli pedagang, lalu lalang pembeli, pedagang mainan, hingga warga yang berniat untuk olahraga.

Selama PPKM darurat tanggal 3 Juli sampai 25 Juli kemarin, seluruh jalan sekitaran alun-alun mulai Jalan Letjen Suprapto depan Kantor Pemkab Bondowoso, Jalan Jaksa Agung Suprapto depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Bondowoso, Jalan Ahmad Yani Pendapa Bondowoso, hingga Jalan Letnan Sutarman Masjid Besar At-Taqwa ditutup penuh selama 24 jam.

Pada PPKM perpanjangan, 26 Juli sampai 2 Agustus kemarin, beberapa ruas jalan itu dibuka kembali. Namun tak sepenuhnya. Hanya Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Letnan Sutarman yang dibuka normal. Sedangkan dua jalan lainnya masih terdapat pembatas jalan dari pihak kepolisian.

Penutupan jalan dan pembatasan itu tak menghalangi niat masyarakat untuk menjaga kebugaran. Mereka memanfaatkan kesempatan pembukaan kawasan terbatas itu dengan berolahraga di alun-alun. Hampir sepekan terakhir, masyarakat telah kembali memanfaatkan kawasan terbuka itu untuk beraktivitas. Ada yang jalan kaki dan lari. Ada pula yang bersepeda.

“Kalau di rumah terus tanpa olahraga, ya, malah jadi sakit. Jadi, memang saya beranikan untuk datang ke Alun-Alun Bondowoso. Ternyata yang sudah melakukan aktivitas ini sudah banyak,” jelas Moh Bahri, warga Kecamatan Maesan.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat se-Jawa dan Bali mulai tanggal 3 Juli hingga 25 Juli lalu, dan kembali diperpanjang 26 Juli sampai 2 Agustus, aktivitas warga Bondowoso di pusat kota menurun. Itu terlihat di Alun-Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso yang nyaris tanpa aktivitas jual beli pedagang, lalu lalang pembeli, pedagang mainan, hingga warga yang berniat untuk olahraga.

Selama PPKM darurat tanggal 3 Juli sampai 25 Juli kemarin, seluruh jalan sekitaran alun-alun mulai Jalan Letjen Suprapto depan Kantor Pemkab Bondowoso, Jalan Jaksa Agung Suprapto depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Bondowoso, Jalan Ahmad Yani Pendapa Bondowoso, hingga Jalan Letnan Sutarman Masjid Besar At-Taqwa ditutup penuh selama 24 jam.

Pada PPKM perpanjangan, 26 Juli sampai 2 Agustus kemarin, beberapa ruas jalan itu dibuka kembali. Namun tak sepenuhnya. Hanya Jalan Jaksa Agung Suprapto dan Jalan Letnan Sutarman yang dibuka normal. Sedangkan dua jalan lainnya masih terdapat pembatas jalan dari pihak kepolisian.

Penutupan jalan dan pembatasan itu tak menghalangi niat masyarakat untuk menjaga kebugaran. Mereka memanfaatkan kesempatan pembukaan kawasan terbatas itu dengan berolahraga di alun-alun. Hampir sepekan terakhir, masyarakat telah kembali memanfaatkan kawasan terbuka itu untuk beraktivitas. Ada yang jalan kaki dan lari. Ada pula yang bersepeda.

“Kalau di rumah terus tanpa olahraga, ya, malah jadi sakit. Jadi, memang saya beranikan untuk datang ke Alun-Alun Bondowoso. Ternyata yang sudah melakukan aktivitas ini sudah banyak,” jelas Moh Bahri, warga Kecamatan Maesan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/