RADAR JEMBER - Massimiliano Allegri secara resmi telah memperkenalkan dirinya kepada publik Napoli pada hari Selasa kemarin.
Namun, ia dengan tegas menolak untuk terseret ke dalam narasi balas dendam terhadap mantan klubnya, AC Milan.
Selama berbulan-bulan, periode kedua Allegri di San Siro sempat terlihat akan menjadi kisah yang sangat manis.
Baca Juga: Revolusi ala Ruben Amorim! AC Milan Siap Cuci Gudang dan Tendang Estupinan Bersama 4 Bintang Ini!
Ia sempat berhasil menempatkan tim dalam posisi yang sangat ideal untuk menantang gelar Scudetto.
Bahkan, tiket kualifikasi Liga Champions saat itu tampaknya hanya sekadar formalitas yang tinggal menunggu waktu.
Sayangnya, keruntuhan performa yang sangat drastis dalam delapan pertandingan terakhir justru membuat skuad Rossoneri terlempar dan harus puas finis di urutan kelima.
Gerry Cardinale pada akhirnya memutuskan untuk memecat Allegri sebagai bagian dari pembersihan struktur manajemen secara besar-besaran.
Napoli yang melihat celah langsung bergerak cepat untuk mencapai kesepakatan dengan pelatih kawakan tersebut.
Situasi transfer ini sempat memanas antara Milan dan mantan pelatih mereka terkait pesangon untuk mengakhiri kontraknya agar ia bisa segera menandatangani kesepakatan di Naples.
Baca Juga: Pemain Ini Gagal Tes Medis di Inter Milan, Malah Ucapkan Alhamdulilah?
Apakah Anda ingin balas dendam setelah apa yang terjadi di Milan?
“Ini bukan tentang balas dendam. Saya sangat kecewa dengan bagaimana tahun lalu berakhir. Saya berterima kasih kepada semua orang yang bekerja dengan saya di Milan. Sepak bola itu indah karena menang dan mencapai tujuan itu tidak mudah.”
Apa pendapat Anda tentang kata-kata Cardinale?
“Saya tidak akan mengomentari kata-kata pemilik AC Milan, Cardinale. Saya hanya bisa berterima kasih kepada orang-orang yang bekerja dengan saya tahun lalu. Kami semua kecewa karena kami tidak mencapai tujuan kami.”
Editor : M. Ainul Budi