RADAR JEMBER - Suasana tegang mewarnai kekalahan AC Milan 0-1 dari Lazio di Stadio Olimpico.
Gol tunggal Gustav Isaksen di babak pertama membuat Rossoneri gagal memanfaatkan hasil imbang Inter Milan sebelumnya, sehingga jarak poin ke puncak klasemen melebar menjadi 8 angka.
Sorotan utama tertuju pada Rafael Leão. Winger Portugal itu ditarik keluar pada menit ke-67 oleh pelatih Massimiliano Allegri dan langsung menunjukkan kekecewaan besar.
Baca Juga: Dukungan Curva Lazio Terus Menguat Untuk Sarri, Bungkam AC Milan Jadi Pelecut Semangatnya
Leao menolak pelukan Allegri, mendorong pelatihnya menjauh, menendang botol air, serta melempar jaketnya ke tanah di bangku cadangan. Ia juga terlihat menggelengkan kepala berulang kali.
Kemarahan Leão bukan semata karena diganti, melainkan akibat frustrasi atas performa tim dan beberapa situasi di lapangan, termasuk kurangnya umpan akurat dari rekan setim seperti Christian Pulisic.
Konflik ini berlanjut ke ruang ganti, di mana Leão sempat bersitegang dengan Pulisic hingga Allegri harus turun tangan meredakan.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Rumah Gelandang AS Roma Ini Didatangi Perampok
Allegri pasca-laga menyatakan kepada wartawan, “Ini hal-hal yang terjadi. Rafa kesal karena situasi tertentu. Kita harus realistis soal peluang Scudetto sekarang.”
Insiden ini menambah tekanan pada Milan yang sedang berjuang finis di zona Liga Champions. Pembicaraan perpanjangan kontrak Leão sempat ditunda karena kekhawatiran atas sikap dan performanya belakangan ini.
Editor : M. Ainul Budi