radar jember - Egy Maulana Vikri mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang berhasil mempersembahkan trofi bersama klub Eropa.
Pada 2 Mei 2019, Egy bersama klub Lechia Gdańsk sukses menjuarai Piala Polandia setelah mengalahkan Jagiellonia Bialystok dengan skor 1-0 di Stadion Narodowy, Warsawa.
Kemenangan dramatis ini diraih lewat gol menit akhir yang dicetak Arthur Sobiech pada menit ke-90+6.
Meskipun Egy tidak bermain di final tersebut, ia tetap menjadi bagian dari skuad juara dan merayakan gelar tersebut bersama rekan-rekannya.
Selain Piala Polandia, Egy juga turut meraih Piala Super Polandia pada musim 2019/2020 bersama Lechia Gdańsk, menjadikannya pionir pemain Indonesia yang menjuarai kompetisi di benua biru.
Profil Singkat Egy Maulana Vikri
Nama lengkap: Egy Maulana Vikri
• Tanggal lahir: 7 Juli 2000
• Tempat lahir: Medan, Indonesia
• Posisi bermain: Penyerang, winger
• Klub saat ini: Dewa United (Liga 1 Indonesia)
• Nomor punggung: 19
Karier Awal dan Prestasi
Egy memulai karier sepak bolanya di SSB Tasbi Medan, tempat ayahnya menjadi pelatih.
Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Sekolah Khusus Olahraga Ragunan, Jakarta Selatan, yang fokus pada pembinaan atlet berbakat.
Pada 2016, Egy dan tim muda Indonesia menjuarai Gothia Cup di Swedia, di mana ia mencetak 28 gol dan meraih penghargaan pemain terbaik turnamen.
Prestasi internasionalnya semakin menonjol saat bermain untuk Timnas Indonesia U-19 di Turnamen Toulon 2017 di Prancis, di mana ia meraih penghargaan Jouer Revelation Trophée, sebuah penghargaan bergengsi yang sebelumnya dimenangkan oleh bintang dunia seperti Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.
Karier Profesional
Egy memulai karier profesionalnya di Eropa bersama Lechia Gdańsk pada tahun 2018. Selain bermain untuk tim utama, ia juga tampil di Lechia Gdańsk II.
Setelah itu, ia melanjutkan karier di Slovakia bersama FK Senica dan ViOn Zlaté Moravce sebelum kembali ke Indonesia bergabung dengan Dewa United pada 2023.
Egy Maulana Vikri tidak hanya menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi pesepakbola Indonesia untuk berprestasi di kancah internasional, khususnya di Eropa, dengan torehan gelar yang membanggakan.
Penulis: Ahmad Umar Muhajir Al Jufri
Editor : M. Ainul Budi