Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dari Lapangan Desa ke Panggung Dunia, Bocah Sukowono Jember Ini Siap Harumkan Nama Indonesia di Tiongkok

Yulio Faruq Akhmadi • Selasa, 19 Agustus 2025 | 14:15 WIB
AKSI MEMUKAU: Pesepakbola muda binaan SSB Bayu Gatra Ledokombo menunjukkan kelihaiannya dalam bermain bola.
AKSI MEMUKAU: Pesepakbola muda binaan SSB Bayu Gatra Ledokombo menunjukkan kelihaiannya dalam bermain bola.

Radar Jember - Kegigihan dan pembinaan yang tepat, kini membuat Mohammad Ashyraf Putra Arriski siap membawa Garuda terbang tinggi di panggung dunia.

Minggu lalu, tanggal 22 Mei 2011 adalah hari ketika Ashyraf pertama kali menatap dunia.

Setelah 14 tahun berlalu, bocah yang kini menginjak kelas 8 di SMPN 2 Sukowono itu menjelma menjadi pesepak bola muda yang begitu piawai.

Anak pertama dari pasangan M. Ansori dan Dewi Rika Ningsih ini telah menunjukkan bakatnya.

Bahkan, ini membuatnya mendapat kesempatan besar, bergabung dengan timnas pelajar Indonesia dalam kejuaraan dunia yang akan berlangsung di Tiongkok pada 21 hingga 24 Agustus mendatang.

Kemampuan Ashyraf dalam bermain bola tidak datang tiba-tiba.

Ayahnya, M. Ansori, menceritakan, bakat buah hatinya memang sudah terlihat sejak balita.

Dikatakan, sejak usia tiga tahun, Ashyraf selalu memilih memainkan bola dibanding mainan lain.

“Namanya anak kecil pasti sering minta mainan. Tapi, kalau mainan yang lain dia cepat bosan, yang sering itu menendang bola,” kenang Ansori.

Saat Ashraf menduduki bangku kelas 4 SD bakatnya makin terlihat.

Tak ingin menyia-nyiakannya, Ansori pun mendaftarkan Ashyraf pada sekolah sepak bola (SSB) yang kebetulan lokasinya tidak jauh dari rumah.

“Saya daftarkan di SSB Bayu Gatra di Ledokombo, kebetulan saya suka bola juga, jadi sudah kenal dengan Bayu Gatra,” ujarnya.

SSB Bayu Gatra memiliki andil besar bagi Ashyraf untuk menjemput takdirnya menjadi pesepak bola profesional.

Dengan tempaan SSB tersebut, Ashyraf kemudian berhasil mengukir berbagai prestasi.

“Dia rutin ikut event seperti Piala Soeratin, dia juga dua kali berturut-turut jadi top skor di ajang O2SN,” sebut Ansori.

Lebih lanjut, Ansori juga menceritakan, selain rutin membela SSB Bayu Gatra di berbagai event, buah hatinya juga sering dipinjam berbagai klub untuk mengikuti kompetisi.

“Pernah suatu ketika Ashyraf dipinjam SSB Bangkalan Soccer Academy untuk tanding di event nasional, lalu dalam event itu dia terpilih sebagai pemain dalam pertandingan perang bintang. Jadi, setiap tim dipilih pemain terbaiknya untuk dimainkan di perang bintang itu,” tuturnya.

Seringnya Ashyraf dipinjam klub lain membuatnya juga ketiban berkah dan kesempatan-kesempatan besar.

Terbaru saat dia dipinjam klub Mifa Academy Bali pada kompetisi Bali 7.

Saat itu klub yang dibela Ashyraf berhasil menumbangkan klub unggulan Bali United dengan skor 1-0.

Pertandingan tersebut disaksikan langsung oleh tim pencari bakat dari Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (Blispi).

Tiga bulan berselang setelah ajang Bali 7, tepatnya pada 22 Juli lalu, Ansori menerima surat yang tak pernah diduga sebelumnya.

Surat berisi pemanggilan Ashyraf untuk bergabung ke dalam timnas Pelajar Blispi Indonesia U-15 untuk berkompetisi pada ajang internasional Universal Youth Cup U15 yang akan berlangsung di Provinsi Dignan, Tiongkok.

 Diketahui kompetisi tersebut juga diikuti oleh setidaknya 6 tim top Eropa.

Ashyraf telah menjalani sesi pemusatan latihan di Jakarta sejak 14 Agustus lalu dan dijadwalkan akan bertolak ke negeri tirai bambu sehari setelah hari peringatan Kemerdekaan RI.

Ashyraf dituntut untuk cepat beradaptasi, sebab para punggawa Timnas pelajar ini baru berkumpul dan tak saling kenal.

“Yang Ashraf kenal itu cuma tiga, sisanya masih teman baru. Dari sini pihak SSB Bayu Gatra juga terus memantau perkembangan Ashyraf,” tutupnya. (yul/nur)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #bayu gatra #ssb #blispi #piala soeratin #pesepak bola muda