Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dispora Jember Singgung Dana Rp 900 Juta Untuk Persid Jember di Liga 4? Berikut Faktanya

Radar Digital • Rabu, 5 Februari 2025 | 02:55 WIB

 

TAK LOLOS: Pemain Persid jember (putih) ketika berduel dengan pemain Persesa Sampang. (RAMADA/RADAR BWI)
TAK LOLOS: Pemain Persid jember (putih) ketika berduel dengan pemain Persesa Sampang. (RAMADA/RADAR BWI)

AJUNG, Radar Jember - Langkah tim sepak bola kebanggaan warga Jember, Persid, harus terhenti di babak 32 besar Liga 4.

Meski demikian, pemkab masih akan terus memberikan dukungan. Sehingga dalam kompetisi selanjutnya dapat bersaing dengan tim lain di Jatim hingga nasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jember Edy Budi Susilo mengaku prihatin dengan capaian Persid yang tidak bisa menembus babak 16 besar.

Padahal pada babak 64 besar, Tim Macan Raung sukses menjadi juara grup. Namun, pada babak 32 besar, tim asal Kota Suwar-Suwir itu harus kandas, karena kalah agregat gol.

Melihat hal tersebut, dia mengaku sudah bertemu manajemen dan pemain Persid untuk memberikan dukungan. Agar mereka tidak berkecil hari, serta melakukan persiapan lebih matang untuk kompetisi musim mendatang.

Kegagalan Persid naik kasta dalam liga resmi PSSI, menurut Edy, banyak faktor yang melatarbelakanginya. Salah satunya kondisi finansial Persid hingga persiapan tim yang belum optimal.

"Diperlukan pembenahan di semua lini. Termasuk sumber daya untuk mencari anggaran dan sponsorship, yang bisa digunakan untuk merekrut pemain melalui seleksi yang ketat," tuturnya.

Dia juga menegaskan, menyiapkan Stadion Jember Sport Garden (JSG) sebagai home base Persid. Oleh sebab itu, Tim Macan Raung dianggap perlu untuk melakukan persiapan lebih matang, sebelum mengarungi kompetisi musim selanjutnya.

Selain itu, Edy juga menjelaskan, pada PAPBD 2024 lalu Pemkab Jember menganggarkan Rp 962 juta untuk Persid. Sebab, tim kebanggaan masyarakat Kota Pandalungan itu akan mengarungi laga pada November hingga Desember tahun lalu.

"Namun, karena berbagai hal, PAPBD belum bisa diselenggarakan. Akhirnya dianggarkan kembali di APBD 2025," terangnya.

Dalam anggaran APBD 2025 itu besarannya sama, yakni Rp 926 juta, sehingga direncanakan dapat digunakan untuk mengarungi Liga 4.

Edy mengaku, beberapa haru lalu, manajemen Persid bertemu langsung dengan Dispora Jember.

Mereka melaporkan secara lengkap pelaksanaan Liga 4 yang baru dilalui. Serta meminta arahan terkait anggaran yang disiapkan.

"Dalam waktu dekat Persid akan mengikuti Piala Soeratin U-17. Mereka (manajemen Persid, Red) berharap bantuan dari pemerintah daerah. Ini yang sedang kami koordinasikan dengan pihak terkait," pungkasnya. (ham/c2/dwi)

Editor : M. Ainul Budi
#persid jember #DISPORA #liga 4