KERTOSARI, Radar Jember - Jembatan yang ada di Jalan Brigjen Katamso, atau lebih dikenal dengan sebutan Jembatan Wirolegi, saat ini sudah cukup baik sejak diperbaiki.
Sayangnya, jembatan yang lebarnya bertambah dari jembatan sebelumnya itu justru difungsikan sebagai tempat parkir.
Padahal, jembatan yang menghubungkan Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, dengan Desa Kertosari, Kecamatan Pakusari, tersebut cukup padat dilalui kendaraan bermotor.
Sebab, jembatan tersebut berada di jalan nasional Jember–Banyuwangi.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, kemarin (7/8), kendaraan yang parkir di jembatan tersebut bukan roda dua, melainkan roda empat.
Pikap pun parkir di atas jembatan. Rata-rata kendaraan roda empat yang parkir di atas jembatan. Tujuannya toko yang berada di sekitar jembatan.
Menurut Rohim, warga sekitar, kendaraan roda empat yang parkir di atas jembatan adalah pembeli ataupun penyuplai barang-barang ke toko.
"Ya, seharusnya tidak dijadikan tempat parkir, karena ketika ada kendaraan yang parkir akan mempersempit jembatan,” ucapnya. (jum/c2/dwi)
Editor : Radar Digital