Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Info Laka Jember: Rem Blong, Sopir Panik Pilih Hantam PJU

J
Penulis: Jumai RJ❯

TAK BERDAYA: Truk N 9739 UV mengalami kecelakaan di jalur Gumitir akibat rem blong. Bagian depan truk rusak parah setelah menghantam tiang PJU.
TAK BERDAYA: Truk N 9739 UV mengalami kecelakaan di jalur Gumitir akibat rem blong. Bagian depan truk rusak parah setelah menghantam tiang PJU.


Advertisement

SIDOMULYO, Radar Jember – Jalur Gumitir kembali memakan korban kecelakaan. Kali ini sebuah truk gandeng bermuatan kayu sengon mengalami kecelakaan setelah rem kendaraan tiba-tiba tidak berfungsi saat melintas di jalan menurun dan berliku.

Kecelakaan tersebut terjadi di jalan nasional penghubung Jember – Banyuwangi, tepatnya di Dusun Curahdamar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Rabu (11/3) sekitar pukul 21.00.

Truk Fuso gandeng bernomor polisi N 9739 UV yang disopiri Syukur Prayudi 61, warga Kediri, melaju dari arah Banyuwangi menuju Jember dengan muatan kayu sengon. Saat melintasi jalur menurun dan menikung di depan pintu stasiun pemancar RRI Gumitir, tiba-tiba rem truk tidak berfungsi.

Advertisement

Muatan kayu yang berat membuat laju kendaraan semakin kencang. Jalan yang terus menurun serta tikungan tajam membuat sopir panik karena khawatir truk tak terkendali. Dalam kondisi panik, sopir akhirnya mengambil keputusan cepat dan berani.

Ia membanting setir ke kanan untuk menghindari kemungkinan truk meluncur tak terkendali ke jalur lawan atau masuk ke jurang. Truk kemudian menghantam tiang penerangan jalan umum (PJU) serta tebing di sisi kanan jalan.

Benturan keras membuat bagian depan truk terguling ke kiri hingga menutup sebagian badan jalan. Sementara bagian gandengan justru terguling ke kanan hingga masuk ke tebing. Sebagian muatan kayu sengon juga terlempar ke badan jalan.

Advertisement

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. “Arus lalu lintas dari arah Banyuwangi maupun Jember sempat diberlakukan sistem buka tutup,” ujar Ipda Ikbal, Kanitlantas Polsek Silo.

Menurutnya, kecelakaan tunggal itu terjadi akibat rem kendaraan yang tidak berfungsi saat melintasi jalur menurun. “Beruntung saat truk keluar ke kanan tidak ada kendaraan dari arah berlawanan,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata mengimbau para pengemudi, khususnya sopir truk, agar memastikan kondisi kendaraan sebelum melintas di jalur Gumitir. “Pengemudi sebaiknya mengecek kondisi rem dan mesin kendaraan sebelum memasuki jalur Gumitir. Karena jalur ini dikenal banyak tikungan tajam serta jalan yang naik turun,” ujarnya. (jum/dwi)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Menanti Nyali Gugus Tugas TPPO Jember: Menyelamatkan Korban di Tengah Keterbatasan Wilayah Dampingan

Dengan wilayah dampingan yang baru mencakup 13 dari total 226 desa di Jember, jangkauan dan kewenangannya sangat terbatas. Karena itu, sinergi lintas pihak menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Demonstrasi Tak Cukup, GP Ansor Jember Tantang Anak Muda Rebut Ruang Kekuasaan

Ketua Ansor Jember Izzul Ashlah menilai demokrasi tak cukup diperjuangkan lewat demonstrasi. Masyarakat sipil harus memperkuat konsolidasi agar mampu menentukan arah kekuasaan dan melawan dominasi oligarki.

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Di Balik Nikmatnya Secangkir Kopi, Ada Tekanan Kerja yang Dihadapi Barista Asal Jember Ini

Usaha café atau coffeshop kini mulai menjamur di Jember, terutama di daerah yang berdekatan dengan kawasan kampus. Terlihat banyak sekali gerai kopi yang buka di daerah sekitar kampus ataupun yang masih dekat dengan kawa

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer