Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Arman Tsarukyan, Dari Gulat Tradisional Menuju Ancaman Baru di Puncak UFC

Faqih Humaini • Rabu, 26 November 2025 | 14:35 WIB
BERSIAP: Arman bersama sahabtanya Khamzat  saat bersiap mengjadapi pertandingan (ig:ArmanTsarukyan)
BERSIAP: Arman bersama sahabtanya Khamzat saat bersiap mengjadapi pertandingan (ig:ArmanTsarukyan)

QATAR, Radar Jember - Arman Nairovich Tsarukyan merupakan representasi generasi baru petarung kelas ringan yang menggabungkan disiplin lama dengan inovasi modern.

Lahir pada 11 Oktober 1996, ia tumbuh dalam lingkungan yang kuat dengan tradisi gulat, sebuah disiplin yang kelak menjadi fondasi utama gaya bertarungnya.

Perjalanannya dari pemuda berbakat hingga menjadi salah satu nama paling diperhitungkan di UFC adalah cerita mengenai kerja keras, kegigihan, dan ambisi yang tidak pernah padam.

Sejak usia muda, Arman sudah mengenal kerasnya latihan fisik melalui dunia gulat, di mana ia meraih predikat Master of Sport.

Keunggulan fisik dan teknik yang ia dapatkan dari gulat membuatnya memiliki kepercayaan diri tinggi ketika beralih ke dunia MMA.

Baginya, MMA bukan sekadar olahraga, melainkan arena untuk membuktikan bakatnya di panggung global.

Tsarukyan memulai karier profesional pada tahun 2015, melewati berbagai pertarungan regional di Rusia dan Eropa.

Rekor yang ia bangun dengan cepat mengangkat namanya sebagai salah satu calon bintang baru.

Performanya yang konsisten dan teknik yang matang menarik perhatian talent-scout UFC, yang akhirnya memberikan panggilan debut pada 2019.

Debutnya di UFC langsung mempertemukannya dengan Islam Makhachev, salah satu grappler elite.

Meskipun kalah, Tsarukyan memukau publik dengan kemampuan bertahan dan serangan balik yang penuh perhitungan.

Banyak analis menyebut bahwa pertarungan itu membuktikan potensi besar Arman, karena mampu membuat salah satu petarung terbaik UFC bekerja sangat keras.

Setelah debut tersebut, jalan karier Arman terus menanjak.

Ia mencatatkan kemenangan beruntun yang mengesankan, tampil disiplin menghadapi berbagai gaya lawan, mulai dari striker bertenaga hingga grappler licin.

Kemenangannya atas nama-nama terkenal membuat posisinya di peringkat UFC semakin solid.

Salah satu kemenangan paling penting dalam kariernya adalah saat mengatasi Charles Oliveira di UFC 300.

Kemenangan itu menjadi bukti bahwa Arman telah berkembang jauh sejak debutnya, dan kini ia berada dalam jajaran petarung yang benar-benar siap bersaing untuk sabuk juara.

Tidak hanya mengandalkan grappling, Arman juga terus meningkatkan kemampuan striking-nya.

Kecepatan kombinasi, akurasi serangan, dan mobilitas kaki membuatnya menjadi petarung lengkap yang dapat mengancam dalam duel berdiri maupun di ground.

Elemen-elemen inilah yang membuatnya berbahaya bagi siapa pun di divisi ringan.

Kemenangan via arm-triangle choke atas Dan Hooker di UFC Qatar menjadi penegasan terbaru tentang kedewasaan bertarung Tsarukyan.

Bukan hanya menang, ia menang dengan cara yang menunjukkan bahwa ia mampu membaca celah lawan dan memanfaatkan momen kecil untuk menciptakan penyelesaian.

Kini, nama Arman Tsarukyan mulai mendapat sorotan luas sebagai calon kuat penantang sabuk kelas ringan.

Keunggulan teknik, stamina luar biasa, dan mental kompetitifnya menjadikan ia salah satu pemain kunci dalam peta persaingan UFC.

Masa depan divisi ringan diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh langkah berikutnya dari petarung muda ini. (faq)

 

Editor : M. Ainul Budi
#Dan Hooker #Arman Tsarukyan #ufc