Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Dana White, Dari Oktagon ke Panggung Dunia

Faqih Humaini • Rabu, 5 November 2025 | 14:50 WIB
MENEGANGKAN: Ilustrasi Dana White (tengah) saat berada diantara petarung bintang (espnmma)
MENEGANGKAN: Ilustrasi Dana White (tengah) saat berada diantara petarung bintang (espnmma)

LAS VEGAS, Radar Jember - Bagi penggemar MMA, nama Dana White sudah identik dengan UFC.

Ia bukan hanya presiden organisasi, tetapi juga arsitek yang mengubah olahraga ini dari tontonan pinggiran menjadi fenomena internasional bernilai miliaran dolar.

Sejak mengambil alih manajemen pada 2001 bersama saudara Fertitta, White membawa perubahan besar.

Ia memperkenalkan aturan resmi, sistem promosi modern, dan memanfaatkan televisi untuk memperluas jangkauan penonton lewat acara seperti The Ultimate Fighter.

Gaya kepemimpinannya yang tegas dan blak-blakan membuatnya disegani sekaligus kontroversial.

Namun, di balik sikap keras itu, White dikenal memiliki visi bisnis tajam: menjadikan petarung sebagai bintang dan pertarungan sebagai produk hiburan global.

Pengaruh White tidak berhenti di ruang promosi. Ia memainkan peran penting dalam setiap keputusan strategis UFC, mulai dari ekspansi internasional ke Asia dan Timur Tengah, hingga kerja sama media besar dengan ESPN yang memperluas eksposur olahraga tarung di seluruh dunia.

Ketika Endeavor mengambil alih UFC dan kemudian menggabungkannya dengan WWE di bawah TKO Group Holdings, posisi White tetap tak tergoyahkan.

Ia menjadi satu-satunya figur lama yang tetap memegang kendali penuh atas operasional, bukti bahwa kepemimpinannya dianggap kunci kesuksesan UFC.

Di bawah kendalinya, UFC bukan hanya olahraga, tetapi brand global yang menggabungkan unsur hiburan, drama, dan bisnis.

Setiap pertarungan kini dirancang sebagai “event besar”, lengkap dengan narasi, pemasaran digital, dan strategi streaming.

White juga dikenal piawai membangun loyalitas petarung dan penggemar.

Ia memberi ruang bagi bintang-bintang seperti Conor McGregor dan Ronda Rousey untuk berkembang, sekaligus menjadikan mereka wajah global MMA modern.

Dengan pengaruh yang begitu besar, Dana White kini dianggap sebagai salah satu figur paling berkuasa dalam dunia olahraga.

Ia telah menjadikan UFC bukan sekadar kompetisi fisik, melainkan simbol kekuatan visi, manajemen, dan branding global yang sulit ditandingi. (faq)

Editor : M. Ainul Budi
#UFC 2025 #dana white #ufc