JEMBER, RADARJEMBER.ID – Politeknik Negeri Jember (Polije) terus mengembangkan inovasi dan terobosan baru dalam bidang pendidikan dan pariwisata.
Terbaru ini melalui Teaching Factory Kebun Inovasi dan Dataran Tinggi Polije membuka wisata petik jeruk.
Edu-wisata itu terbuka untuk umum, pengunjung bisa memetik buah jeruk sepuasnya dan langsung menyantapnya.
Wisata petik jeruk itu masih dalam kawasan kampus Polije tepatnya di kebun inovasi.
“Di kebun inovasi ada tanaman hortikultura, tanaman buah tahunan bukan musiman lagi. Kalau dulu konsepnya musiman, tapi sekarang menjadi buah tahunan seperti nanas ikonnya dan buah jeruk. Ada juga tanaman yang semusim seperti semangka, dan jagung manis,” jelas Ujang Tricahyono Manager Tefa Kebun Inovasi dan Dataran Tinggi.
Ada berbagai macam jenis jeruk yang tertanam di lahan seluas 3000 meter persegi itu. Seperti jeruk siam, jeruk pamelo atau jeruk bali, jeruk RGL, jeruk trigas, santang dan montaji atau lemon tanpa biji.
Rata-rata masa tanam hingga berbuah tanaman jeruk ini membutuhkan waktu 2 tahun 8 bulan lamanya.
“Siap panen sekarang jeruk siam,” ujar Ujang.
Menurut Ujang waktu terbaik memetik buah jeruk adalah mulai dari pukul 08.00 wib saat air embun pagi mulai mengering.
Pengunjung nanti juga akan didampingi oleh Tim Tefa yang akan membantu memilihkan dan memetik buah jeruk.
Wisata petik Jeruk ini dibuka mulai dari pukul 07.30 pagi hingga pukul 16.00 wib. Tiket masuknya hanya Rp20 ribu saja dan pengunjung bebas memetik jeruk sambil berpiknik.
Tak hanya itu pengujung juga bisa membawa oleh-oleh buah jeruk yang dibandrol Rp10 ribu perkilogramnya.
Editor : Alvioniza