Culfest merupakan event tahunan yang diadakan oleh UGM Residence sebagai wujud pengenalan dan apresiasi keberagaman budaya di Indonesia. Tahun ini, Culfest mengusung tema Gemilang Nusantara: Temu Ragam Budaya dalam Satu Rasa Menuju Indonesia Bergelora.
BACA JUGA: Harumkan Nama Jember lewat Kesenian Khas
Penampilan IKPMJ berhasil memukau para penonton dengan menampilkan pertunjukan seni mengenalkan budaya larung sesaji Papuma, wayang, tari dan ditutup dengan musik patrol khas Jember.
Ketua Umum IKPMJ Agil Sahrial mengatakan, Culfest merupakan salahsatu event bergengsi di UGM yang melibatkan seluruh organisasi mahasiswa daerah seluruh Indonesia. IKPMJ sudah lima kali berturut-turut menjadi juara 1 Penyaji Terbaik Unjuk Kebudayaan Ormada Tingkat Nasional.
“Untuk persiapan, latihannya kurang lebih selama dua bulan. Untuk pertunjukan kali ini, kami mengangkat tema yang berbeda dari sebelumnya,” ujarnya.
Menampilkan upacara tradisional larung sesaji Papuma bukan tanpa alasan, Agil menjelaskan, larung sesaji merupakan bentuk rasa syukur masyarakat sekitar Papuma atas kekayaan alam yang melimpah ruah. IKPMJ mengadaptasi wujud rasa syukur tersebut dan menyajikannya menjadi pertunjukan yang ciamik.
Tak hanya itu, IKPMJ juga memenangkan kategori lainnya seperti Best Custom Putra Putri Culfest 12, Harapan 2 Putra Culfest 12 dan Harapan 1 Putri Culfest 12. “IKPMJ ke depan bisa menampilkan yang terbaik, sehingga bisa mengangkat dan mengenalkan budaya Jember,” pungkasnya. (*)
Reporter: Viona Alvioniza
Editor : Mahrus Sholih Editor : Radar Digital