Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jamin Kesehatannya demi Daging Terbaik

R
Penulis: Radar Digital❯

 


Advertisement

DALAM KONDISI BAIK: Petugas memeriksa secara langsung kondisi kesehatan hewan. Kambing adalah salah satu hewan ternak yang dapat dijadikan kurban dalam keadaan bersih, sehat. (HASBi/RJ)
DALAM KONDISI BAIK: Petugas memeriksa secara langsung kondisi kesehatan hewan. Kambing adalah salah satu hewan ternak yang dapat dijadikan kurban dalam keadaan bersih, sehat. (HASBi/RJ)
 

SUMBERSARI, Radar Jember - Hari Raya Idul Adha atau dikenal juga sebagai Hari Raya Kurban disambut dengan penuh suka cita. Bahkan, ada saja warga yang mengurbankan sapi, kambing, dan domba untuk disembelih sebagai bentuk ketaatan dan simbol pengorbanan.

Daging kurban itu perlu diawasi. Bisa jadi ada daging yang rusak karena hewannya tidak sehat. Keamanan daging ini penting diperhatikan karena didistribusikan kepada warga sekitar lokasi penyembelihan.

Advertisement

Kabid Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jember Elok Kristanti mengatakan, untuk menjamin keamanan daging yang akan didistribusikan kepada warga, pihaknya akan melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem. “Pemeriksaan hewan kurban merupakan suatu kegiatan yang wajib dilakukan,” ungkapnya.

Tujuan dilakukannya pemeriksaan ini adalah memastikan hewan kurban merupakan ternak yang sehat dan bebas dari berbagai penyakit. Terutama yang bersifat zoonosis, yang dapat menular dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya. Selain itu, pemeriksaan terhadap produk hewan yang dihasilkan dimaksudkan agar karkas atau daging yang dihasilkan benar-benar layak serta memenuhi prinsip aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Mengingat banyaknya tempat pemotongan hewan kurban yang tersebar di berbagai wilayah, wanita yang juga aktif sebagai dokter hewan itu mengatakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan telah menyiapkan 136 petugas medik veteriner dan paramedik veteriner yang akan ditugaskan di 31 kecamatan yang ada di Kabupaten Jember. “Tenaga ahli madya akan ditugaskan ke tempat pemotongan kurban saat hari raya besok,” ungkapnya.

Advertisement

Elok menambahkan, apabila saat pemeriksaan ditemukan hewan kurban yang tidak sehat, tindakan yang diambil adalah memisahkan hewan tersebut agar tidak disembelih. Kemudian, apabila hewan sudah telanjur disembelih dan didapati daging tidak layak konsumsi, maka daging harus dibuang dengan cara dikubur atau dibakar. “Daging yang berpotensi berbahaya agar tidak dibagikan ke warga,” pungkasnya. (yul/c2/nur)

Advertisement
Editor : Radar Digital

Artikel Terkait

Bukan Cuma Sapi, Kenduri Berkah Radar Jember Ini Juga Sembelih Rasa Cuek hingga Individualitas!

Bukan Cuma Sapi, Kenduri Berkah Radar Jember Ini Juga Sembelih Rasa Cuek hingga Individualitas!

Jawa Pos Radar Jember menggelar Kenduri Berkah Idul Adha dengan menyembelih kurban, makan bersama, dan berbagi kebahagiaan tanpa sekat bersama para loper koran.

Biasa Menyusuri Jalanan Saat Subuh, Para Loper Koran Jember Menangis Haru Usai Dapat Perlakuan Khusus Ini

Biasa Menyusuri Jalanan Saat Subuh, Para Loper Koran Jember Menangis Haru Usai Dapat Perlakuan Khusus Ini

Direktur Jawa Pos Radar Jember memberikan perhatian khusus dan membagikan daging kurban kepada para loper koran sebagai bentuk penghargaan tanpa sekat posisi jabatan.

Sering Diabaikan Panitia! Dokter Hewan Jember Bongkar Alasan Hewan Kurban Tak Boleh Lihat Proses Penyembelihan

Sering Diabaikan Panitia! Dokter Hewan Jember Bongkar Alasan Hewan Kurban Tak Boleh Lihat Proses Penyembelihan

Dokter hewan Jember mengimbau panitia kurban agar memperlakukan ternak dengan baik dan menghindari tindakan kasar demi mencegah stres yang merusak kualitas daging.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer