alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Dapat Okerbaya dari Dalam Lapas

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember – Terdakwa Andika mengakui bahwa barang terlarang obat keras berbahaya (okerbaya) didapat dari rekannya yang sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas II A Jember. Hal itu terungkap dalam fakta sidang agenda pemeriksaan saksi sekaligus terdakwa, kemarin, di Pengadilan Negeri (PN) Jember.

BACA JUGA : Mengunjungi Bekas Bangunan SMP di Desa Kemiri

Saksi Fiki Wijaya yang merupakan penjual diketahui tengah menjalani masa hukuman di hotel prodeo tersebut. Fiki menyuplai okerbaya kepada terdakwa dari dalam lapas. “Benar, Andika (terdakwa, Red) mendapatkan barang tersebut dari saya,” ujarnya di depan majelis hakim.

Mobile_AP_Rectangle 2

Obat-obatan berjenis Trex tersebut dijual kepada konsumen secara ilegal. Sebab, keduanya belum memiliki izin mengedarkan serta melakukan jual beli obat-obatan tersebut. “Belum, kami tidak mempunyai surat izin,” imbuh Fiki.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember – Terdakwa Andika mengakui bahwa barang terlarang obat keras berbahaya (okerbaya) didapat dari rekannya yang sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas II A Jember. Hal itu terungkap dalam fakta sidang agenda pemeriksaan saksi sekaligus terdakwa, kemarin, di Pengadilan Negeri (PN) Jember.

BACA JUGA : Mengunjungi Bekas Bangunan SMP di Desa Kemiri

Saksi Fiki Wijaya yang merupakan penjual diketahui tengah menjalani masa hukuman di hotel prodeo tersebut. Fiki menyuplai okerbaya kepada terdakwa dari dalam lapas. “Benar, Andika (terdakwa, Red) mendapatkan barang tersebut dari saya,” ujarnya di depan majelis hakim.

Obat-obatan berjenis Trex tersebut dijual kepada konsumen secara ilegal. Sebab, keduanya belum memiliki izin mengedarkan serta melakukan jual beli obat-obatan tersebut. “Belum, kami tidak mempunyai surat izin,” imbuh Fiki.

SUMBERSARI, Radar Jember – Terdakwa Andika mengakui bahwa barang terlarang obat keras berbahaya (okerbaya) didapat dari rekannya yang sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas II A Jember. Hal itu terungkap dalam fakta sidang agenda pemeriksaan saksi sekaligus terdakwa, kemarin, di Pengadilan Negeri (PN) Jember.

BACA JUGA : Mengunjungi Bekas Bangunan SMP di Desa Kemiri

Saksi Fiki Wijaya yang merupakan penjual diketahui tengah menjalani masa hukuman di hotel prodeo tersebut. Fiki menyuplai okerbaya kepada terdakwa dari dalam lapas. “Benar, Andika (terdakwa, Red) mendapatkan barang tersebut dari saya,” ujarnya di depan majelis hakim.

Obat-obatan berjenis Trex tersebut dijual kepada konsumen secara ilegal. Sebab, keduanya belum memiliki izin mengedarkan serta melakukan jual beli obat-obatan tersebut. “Belum, kami tidak mempunyai surat izin,” imbuh Fiki.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/