alexametrics
30.4 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Mengunjungi Bekas Bangunan SMP di Desa Kemiri

Bangunan tua yang saat ini menjadi tempat pengeringan karet dulunya merupakan gedung SMP. Bangunan di Desa Kemiri ini pun menyimpan banyak kenangan bagi banyak orang.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Suasana alam di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, seolah masih sangat asri. Udaranya sejuk dan membuat betah siapa saja yang datang ke sana. Desa ini banyak menyimpan kenangan dan warisan. Salah satunya seperti sekolah menengah pertama (SMP) yang kini telah tutup.

BACA JUGA : Butuh Kesabaran Ekstra Rampungkan Kaligrafi

Jawa Pos Radar Jember juga merasakan sejuknya suasana alam di Kemiri. Saat di Jalan Tancak, anak-anak tampak bermain di sekitar sekolah yang tutup tersebut. Di sana pun ada petugas keamanan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Kebun Gunung Pasang Jember, Budi Santoso.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Budi, sekolah tersebut dibangun puluhan tahun silam. Bahkan, sebelum dirinya lahir, SMP itu sudah ada dan berdiri sampai sekarang. “Sekolah lebih tua dari umur saya,” jelasnya di pos penjagaan.

Dia menyebut, model bangunan sekolah memang menunjukkan bangunan kuno. Meski begitu, masih berdiri kokoh. Pada setiap sudut bangunannya tidak ada tanda-tanda yang keropos. “Paling hanya atapnya saja,” terang Budi sambil mengingat masa-masa dulu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Suasana alam di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, seolah masih sangat asri. Udaranya sejuk dan membuat betah siapa saja yang datang ke sana. Desa ini banyak menyimpan kenangan dan warisan. Salah satunya seperti sekolah menengah pertama (SMP) yang kini telah tutup.

BACA JUGA : Butuh Kesabaran Ekstra Rampungkan Kaligrafi

Jawa Pos Radar Jember juga merasakan sejuknya suasana alam di Kemiri. Saat di Jalan Tancak, anak-anak tampak bermain di sekitar sekolah yang tutup tersebut. Di sana pun ada petugas keamanan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Kebun Gunung Pasang Jember, Budi Santoso.

Menurut Budi, sekolah tersebut dibangun puluhan tahun silam. Bahkan, sebelum dirinya lahir, SMP itu sudah ada dan berdiri sampai sekarang. “Sekolah lebih tua dari umur saya,” jelasnya di pos penjagaan.

Dia menyebut, model bangunan sekolah memang menunjukkan bangunan kuno. Meski begitu, masih berdiri kokoh. Pada setiap sudut bangunannya tidak ada tanda-tanda yang keropos. “Paling hanya atapnya saja,” terang Budi sambil mengingat masa-masa dulu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Suasana alam di Desa Kemiri, Kecamatan Panti, seolah masih sangat asri. Udaranya sejuk dan membuat betah siapa saja yang datang ke sana. Desa ini banyak menyimpan kenangan dan warisan. Salah satunya seperti sekolah menengah pertama (SMP) yang kini telah tutup.

BACA JUGA : Butuh Kesabaran Ekstra Rampungkan Kaligrafi

Jawa Pos Radar Jember juga merasakan sejuknya suasana alam di Kemiri. Saat di Jalan Tancak, anak-anak tampak bermain di sekitar sekolah yang tutup tersebut. Di sana pun ada petugas keamanan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) Kahyangan Kebun Gunung Pasang Jember, Budi Santoso.

Menurut Budi, sekolah tersebut dibangun puluhan tahun silam. Bahkan, sebelum dirinya lahir, SMP itu sudah ada dan berdiri sampai sekarang. “Sekolah lebih tua dari umur saya,” jelasnya di pos penjagaan.

Dia menyebut, model bangunan sekolah memang menunjukkan bangunan kuno. Meski begitu, masih berdiri kokoh. Pada setiap sudut bangunannya tidak ada tanda-tanda yang keropos. “Paling hanya atapnya saja,” terang Budi sambil mengingat masa-masa dulu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/