alexametrics
23.8 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Pulihkan Sistem Pendidikan, PTM 100 Persen Jadi Harapan Bersama

Kejar Ketertinggalan Selama Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER LOR, Radar Jember – Pandemi Covid-19 membuat ekonomi anjlok. Bidang pendidikan pun mengalami hal yang sama. Akibat dua tahun serangan korona, banyak anak yang kaku membaca dan menulis. Bahkan tak jarang anak lupa cara membaca. Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diangsurkan kemarin (13/5), diharapkan geliat belajar mengajar yang efektif tumbuh kembali.

BACA JUGA : Seminggu Sekali Datangi Sekolah Pinggir Hutan

Salah satu untuk melakukan perbaikan itu adalah dengan pertemuan tatap muka (PTM) seratus persen. Harapan ini bukan saja menjadi harapan pihak tertentu, namun seluruh warga Jember.  Sebab, tanpa PTM, banyak hal yang terjadi. Seperti tingkat kedisiplinan anak berkurang, belajar berkurang, dan masih banyak hal negatif lain. Baik untuk pendidikan dasar maupun pendidikan tinggi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdin) Jember Akh Helmi Luqman mengatakan, dalam waktu dekat, kegiatan pertemuan tatap muka (PTM) akan segera dilaksanakan 100 persen. Untuk waktunya, akan disampaikan di kemudian hari. “PTM 100 persen optimistis akan segera dilaksanakan. Tetapi, untuk spesifiknya kapan, kami masih belum bisa memastikan,” terangnya.

Untuk menyiapkan PTM 100 persen ini, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh tenaga pengajar dan siswa-siswi untuk segera melakukan vaksinasi. Sampai dengan saat ini hampir 100 persen guru sudah melakukan vaksin. “Dari siswa sendiri sudah hampir 50 persen. Kita optimistis dalam waktu dekat akan menuju ke PTM 100 persen,” paparnya.

Selama proses menunggu PTM 100 persen ini, pihaknya secara bertahap sudah melakukan sistem kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan semi PTM. Artinya, belum sepenuhnya normal dan dilakukan 50 persen. “Hal ini untuk mencegah terjadinya kerumunan siswa di sekolah” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember di Alun-Alun Jember, kemarin (13/5).

- Advertisement -

JEMBER LOR, Radar Jember – Pandemi Covid-19 membuat ekonomi anjlok. Bidang pendidikan pun mengalami hal yang sama. Akibat dua tahun serangan korona, banyak anak yang kaku membaca dan menulis. Bahkan tak jarang anak lupa cara membaca. Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diangsurkan kemarin (13/5), diharapkan geliat belajar mengajar yang efektif tumbuh kembali.

BACA JUGA : Seminggu Sekali Datangi Sekolah Pinggir Hutan

Salah satu untuk melakukan perbaikan itu adalah dengan pertemuan tatap muka (PTM) seratus persen. Harapan ini bukan saja menjadi harapan pihak tertentu, namun seluruh warga Jember.  Sebab, tanpa PTM, banyak hal yang terjadi. Seperti tingkat kedisiplinan anak berkurang, belajar berkurang, dan masih banyak hal negatif lain. Baik untuk pendidikan dasar maupun pendidikan tinggi.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdin) Jember Akh Helmi Luqman mengatakan, dalam waktu dekat, kegiatan pertemuan tatap muka (PTM) akan segera dilaksanakan 100 persen. Untuk waktunya, akan disampaikan di kemudian hari. “PTM 100 persen optimistis akan segera dilaksanakan. Tetapi, untuk spesifiknya kapan, kami masih belum bisa memastikan,” terangnya.

Untuk menyiapkan PTM 100 persen ini, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh tenaga pengajar dan siswa-siswi untuk segera melakukan vaksinasi. Sampai dengan saat ini hampir 100 persen guru sudah melakukan vaksin. “Dari siswa sendiri sudah hampir 50 persen. Kita optimistis dalam waktu dekat akan menuju ke PTM 100 persen,” paparnya.

Selama proses menunggu PTM 100 persen ini, pihaknya secara bertahap sudah melakukan sistem kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan semi PTM. Artinya, belum sepenuhnya normal dan dilakukan 50 persen. “Hal ini untuk mencegah terjadinya kerumunan siswa di sekolah” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember di Alun-Alun Jember, kemarin (13/5).

JEMBER LOR, Radar Jember – Pandemi Covid-19 membuat ekonomi anjlok. Bidang pendidikan pun mengalami hal yang sama. Akibat dua tahun serangan korona, banyak anak yang kaku membaca dan menulis. Bahkan tak jarang anak lupa cara membaca. Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diangsurkan kemarin (13/5), diharapkan geliat belajar mengajar yang efektif tumbuh kembali.

BACA JUGA : Seminggu Sekali Datangi Sekolah Pinggir Hutan

Salah satu untuk melakukan perbaikan itu adalah dengan pertemuan tatap muka (PTM) seratus persen. Harapan ini bukan saja menjadi harapan pihak tertentu, namun seluruh warga Jember.  Sebab, tanpa PTM, banyak hal yang terjadi. Seperti tingkat kedisiplinan anak berkurang, belajar berkurang, dan masih banyak hal negatif lain. Baik untuk pendidikan dasar maupun pendidikan tinggi.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdin) Jember Akh Helmi Luqman mengatakan, dalam waktu dekat, kegiatan pertemuan tatap muka (PTM) akan segera dilaksanakan 100 persen. Untuk waktunya, akan disampaikan di kemudian hari. “PTM 100 persen optimistis akan segera dilaksanakan. Tetapi, untuk spesifiknya kapan, kami masih belum bisa memastikan,” terangnya.

Untuk menyiapkan PTM 100 persen ini, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh tenaga pengajar dan siswa-siswi untuk segera melakukan vaksinasi. Sampai dengan saat ini hampir 100 persen guru sudah melakukan vaksin. “Dari siswa sendiri sudah hampir 50 persen. Kita optimistis dalam waktu dekat akan menuju ke PTM 100 persen,” paparnya.

Selama proses menunggu PTM 100 persen ini, pihaknya secara bertahap sudah melakukan sistem kegiatan belajar mengajar di sekolah dengan semi PTM. Artinya, belum sepenuhnya normal dan dilakukan 50 persen. “Hal ini untuk mencegah terjadinya kerumunan siswa di sekolah” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember di Alun-Alun Jember, kemarin (13/5).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/